SAMBUT PAGI 20 RAMADHAN

 Mekanik Menyambut Pagi

 Mentari menembus diantara ranting dan dahan
 Kabut pagi diterpa cahaya
 Padi, pohon, kutilang, manusia menyambut dengan harapan
 Menyongsong kehidupan penuh rintangan
Add caption

Deritan bunyi pintu teralis besi
Toko spare part di tepi jalan
 Ramau lalu lalang sepeda besi dan gerobak besi tiada henti
 Menuju tempat mengabdi

Tak terasa puasa sudah mulai memasuki hari 20
 Kusambut di depan netbook
 Sambil nunggu pelanggan datang
 Satu sepeda motor telah menghasilkan dinar

 Alhamdulillah kupanjatkan ke hadirat Ilahi
Atas petunjuk dan rahmat-Nya
 Rejeki kuterima dengan syukur nikmat
 Jangan sampai kita berdusta

 Kicauan burung di sela dahan ranting talok
 Membuat pagi semakinberseri
 Walaupun di sela-sela raungan kendaraan besi yang tiada henti
  Lalu lalang mencari sesuap nasi

 Untuk menyambut lebaran yang hanya tinggal 9 hari lagi
 Untuk berbagi dan bersilaturahmi
 Diawali dengan bermaaf-maafkan dengan  kekasih hati
 Dua jagoan dan isteri yang membuat hati berseri

 


MONGGO LINK BUKU FILSAFAT BAHASA

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.