Mind Mapping atau Peta Ide


Merangkai Kata Megikat Makna (Hal 45-60)

AGOES HENDRIYANTO
Pemenang Hibah Buku Ajar Kemenristek Dikti 2017

 Peta ide biasa disebut dengan mind mapping merupakan kegiatan sebelum kegiatan tersebut dilakukan.  Dengan melakukan perencanaan yang matang untuk mengembangkan ide atau gagasan tersebut.  Kegiatan apapun juga sangat memerlukan perencaaan dengan membuat peta ide atau gagasan apa yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan sebuah kegiatan. Jika kegiatan tersebut tidak direncanakan dengan baik akan menghasilkan hasil karya yang kurang baik.
Peta Pikiran atau Mind Mapping adalah metode mempelajari konsep yang
ditemukan oleh Tony Buzan. Konsep ini didasarkan pada cara kerja otak kita dalam menyimpan informasi. Tony Buzan menawarkan cara pembelajaran menggunakan gambar, simbol, dan warna yang dipercaya sangat disukai anak-anak di seluruh dunia. Setiap gambar, simbol, warna, huruf, dan kata-kata saling berkaitan sebagai penjelasan mengenai sesuatu hal (Buzan, Tony,  2007)

 Menulis yang merupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk mewujudkan gagasan dalam pikirannya dalam bentuk tulisan. Masing-masing penulis mempuyai cara untuk mengembangkan ide atau gagasan tersebut ke dalam bentuk tulisan.  Profesi apapun memerlukan pola atau peta jalan pikiran.  Hernowo Hasim dalam bukunya mengikat makna, menulis merupakan kegiatan mengikat makna yang terdapat dalam akal pikiran manusia ditulis untuk menghasilkan kata, kalimat, frasa yang mengandung makna.  Kemampuan mengikat makna tersebut sangat dipengaruhi oleh akal pikiran manusia dan faktor psikologis lainnya. Kerangka tulisan dan mind mapping dihasilkan dari proses latihan menulis bebas.  Jangan harap pertama kali saudara menulis sudah mahir untuk membuat kerangka tulisan maupun mind mapping. 
  
Gambaran dalam bidang teknik, mekanik sepeda motor sebelum melakukan kegiatan servis sepeda motor pasti dilihat terlebih dahulu kerusakan dari mesin sepeda motor tersebut.  Baru melakukan pemikiran untuk menghasilkan ide-ide untuk memperbaiki sepeda motor tersebut.  Kecepatan menganalisis sangat tergantung dari pengalaman seorang mekanik sepeda motor.  Begitu juga seorang penjahit pakaian, kegiatan pertama yang dilakukannnya dengan melakukan pengukuran terhadap model yang akan menggunakan pakainnya.  Setelah itu akan dituangkan dalam bentuk pola dalam kain tersebut.  Selanjutnya mulailah kegiatan menjahit dengan memotong kain, menjahit, sampai proses finishing, serta pemasaran.

Kegiatan kreatif terutama menulis melalui beberapa tahapan awal atau pra-penulisan dengan menciptakan ide atau gagasan dalam pikiran penulis, suatu saat akan dihapus ide tersebut, dengan melakukan permainan ide-ide atau gagasan tersebut untuk menghasilkan sebuah karya yang menarik.  Kemampuan memainkan ide-ide dengan muncul dan menghapus ide yang kurang kreatif dapat membuat sebuah tulisan akan menjadi inspiratif.  Tidak mudah untuk mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah tulisan yang bermakna.  Membutuhkan latihan menulis sehingga akan membuat akal pikiran manusia semakin kreatif  untuk menghasilkan  karya tulis yang baik dan benar.
Pengembangan ide dalam pikiran seseorang untuk menjadi sebuah tulisan bukan hanya satu paragraf namun bebarapa halaman sangat sulit dilakukan dengan sangat singkat.  Mungkin saudara pernah merasakan, “baru menulis 2 paragraf sudah kehabisan ide”.  Padahal saudara harus membuat tulisan tersebut berlembar-lembar.  Akhirnya saudara berhenti dan tidak mencoba lagi.  Kendala tersebut seolah-olah menjadi hantu di jalan malam yang sepi yang menakutkan. Hal ini akan membut saudara enggan untuk jalan di tempat tersebut.

Jangan saudara lakukan hal tersebut, karena menulis tanpa latihan tidak akan mungkin bisa menulis. Menulis seperti yang telah disebutkan di atas bukan faktor bawaaan namun dihasilkan dari proses latihan menulis yang dilakukan berulang-ulang. Buatlah peta pikiran atau coret-coretan dalam kertas atau biasa disebut mind mapp. Saudara bisa dalam bentuk tulisan, peta terserah saudara. Tujuannya sebagai pola yang digunakan sebagai panduan dalam menulis.  Kita sering mendengar bagi seseorang yang baru menulis terjadi kemacetan dalam menulis disebabkan tidak ada ide terbaru lagi.  Biasanya mereka akan menulis jika suasana hati.  Jika kita hanya menunggu suasana hati maka kegiatan menulis tersebut akan terasa membosankan dan kegiatan yang penuh beban psikologis bagi yang belum tahu.

Bagaimana cara membuat mind mapping? Mind mapping pada prinsipnya akan mempermudah  saudara untuk menggunakan otak kanan dengan menulis dan otak kiri dengan menggambar.  Kemampuan berhitung/analisis dan kemampuan imajinasi akan dikombinasikan untuk membuat peta jalan pikiran di kertas kosong. Peta jalan pikiran berupa gambar dan angka atau huruf yang disusun secara sistematis dan kronologis.
Langkah-langkah membuat map mapping sebagai berikut. Sediakan selembar kertas, kemudian ambil alat tulis untuk membuat tema atau topik yang diletakkan di tengah kertas.  Tema atau topik tesebut buatlah cabang-cabang dan ranting-rantingnya.  Cabang dan ranting tersebut sebagai perwujudan dari cabang dan ranting yang terdapat dalam otak manusia.  Peta jalan pikiran tersebut memudahkan untuk mengambil persediaan ide atau gagasan yang tersimpan dalam sistem penyimpanan memori di otak manusia yang bercabang-cabang.  Rangsangan seperti ini akan memudahkan untuk mengambil memori yang berupa pengetahuan dan pengalaman penulis yang tersimpan dalam otak manusia.
Buzan T (2007) langkah menyusun peta pikiran atau min mapping sebagai berikut: (1) mulailah dari bagian tengah kertas kosong yang sisi panjangnya di letakkan mendatar;  (2) gunakan gambar atau foto untuk ide sentral, karena gambar melambangkan topik utama;  (3) gunakan warna, karena bagi otak warna sama menariknya dengan gambar sehingga peta pikiran lebih; (4) hidup; (5) hubungkan cabang-cabang utama ke gambar pusat dan hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan tiga ke tingkat satu dan dua, dan seterusnya; (6) buatlah garis hubung yang melengkung; (7) gunakan satu kata kunci untuk setiap cabang atau garis; (8) gunakan gambar, karena setiap gambar bermakna seribu kata.

Secara sederhana mind map setiap penulis berbeda.    Hernowo (2009: 4-5) manfaat ‘mind mapping’ dalam pembuatan sebuah buku berdasaarkan pendapat Michael J. Gelb, pada prinsipnya terdapat dua otak yang saling berkerjasama dalam hal ‘out lining’ (membuat outline) itu otak kiri dan ‘mind mapping’ (pemetaan pikiran) itu otak kanan. Otak kanan, jika dilatih, jelas akan membantu dan mendukung otak kiri. Begitu pula sebaliknya. Apabila saya tidak belajar dan berlatih memanfaatkan mind mapping, ada kemungkinan saya tidak mampu menyinergikan kedua belahan otak tersebut. Saya tentu harus berterima kasih kepada Tony Buzan penemu mind mapping dan terutama Roger Sperry penemu fungsi belahan otak kanan (Hernowo Hasim, 2017)

Pada prinsipnya penulis pada awalnya pasti mempunyai tulisan tangan sebalum dijabarkan dalam bentuk tulisan di komputer.  Kegiatan tersebut sudah termasuk dari mind map. Peta jalan pikiran bertujuan untuk memudahkan penulis untuk mengembangkan gagasan atau ide dalam pikirannya menjadi bentuk tulisan.

Mind Mapping sebagai bentuk dari kegiatan manusia untuk memetakan tema atau topik yang akan saling berhubungan sehingga memudahkan untuk mengingat kembali apa yang telah dibacanya untuk diwujudkan dalam bentuk tulisan. Mind mapping sekali lagi bukan untuk mendikte otak kita tapi melatih otak kita untuk memetakan setiap jalan pikiran kita seperti halnnya bentuk syaraf otak manusia yang bercabang-cabang.  Mind mapping hanya membantu manusia untuk membuat peta-peta pikirannya. 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.