KELOKAN TAK BERUJUNG


Agoeshendriyanto.com. - Pacitan -  (3/12/2018) Penulis - Willy Reza. Semangat pagi. Semangat siang, semangat malam dan semangat membaca gaes, How are you? Apakah kamu sedang bahagia sekarang? Tentunya iya, jangan lupa tersenyum kawan karena di dunia kita hidup dengan sementara dengan sandiwara retorika yang dimainkan oleh sutradara cinta,

Berbicara cinta,untuk kalian anak muda. Apa sih yang kamu ketahui tentang cinta???


No what no what, jangan ragu sobat kita hidup hanya sekali apa yang akan menjadi takdir kita,ya itulah sebagian dari pada cinta kita, Cinta itu seperti air diatas daun talas teman, apabila air itu tidak berada pada posisi yang paling rendah atau dalam media” NJJEGLONG” dalam bahasa jawanya maka air itu tentunya akan “MOBAT MABIT” tak tau arena, di dunia ini banyak “JEGLONGAN” yang harus kalian lewati. Hihihiwkwkhihi. Dalam hal cinta disini bukan ketertarikan pada lawan jenis ya teman,

Melainkan cinta disini cinta kepada apa yang telah menjadi takdir untuk di syukuri dan untuk di jalani. Pengalaman yang terjadi pada diriku pada saat sang surya terbit dari ufuk timur kawan,ketika itu, aku merasa kaget dan seakan akan ingin melayang di atas lautan tinta yang dapat menggelapakan fikirku dari segala tugas tugas sekolah. 



Bukan mengajari kejelekan lo ya, namun pada saat itu aku dikagetkan dengan kelahiran anak dari seorang motivator sekaligus pendorong inspirasi bisnisku, penasaran ya dengan motivator ku yang dapat mendorongku bebas aktif dalam berpendidikan?? 

Cie cie yang sedang penasaran,wkwkwkwk,.oke dia adalah hewan Ras Kaligesing kawan, dalam kehidupan ku kambing breeding kaligesing oleh ayahku diberi nama looo,ini merupakan sebuah anugrah dari sang maha kuasa teman,nama ayah.nya adalah putra Jagad dan nama ibu nya adalah putri srikandi jadi momen spesial kelahiran anak dari keturunan mereka aku beri nama eyang ,,aneh ya?? 

  Memang dengan begitu itu merupakan nama pepunden dari keturunan seorang yang sangat berjasa di bumi Pacitan ini kawan, beranjak dari situlah kawan kehidupan ku menjadi warna warni sebuah karya yang memberikan kepuasan dalam diriku, semuanya karena eyang, dengan penampilan bulu yang lebat dengan postur tubuh yang sangat ideal, dengan kepala yang kecil mungil dan dengan perpaduan mulut yang sangat spektakuler, berkuping lemas dengan panjang 32 cm, serta bentuk kaki yang sangat pengkuh dan kuat akhirnya pada waktu itu terdapat kontes lokal yang mana didalamnya merupakan awal pertama kali ada,maklum teman, baru awalan jadi ya sedikit deg deg.an. seluruh badan ini gemetar dengan tiba tiba dalam benakku.

Lalu ayahku mendorongku untuk mendaftarkan si eyang untuk itut kontes calon jantan kelas a, pada waktu itu keringatku sudah tidak dapat dibendung lagi karena perasaan yang sangat sangat aneh yang baru pertama kali aku alami,lalu dengan memberanikan diri aku daftarkan, singkat cerita, pada saat pengumuman kejuaraan dengan perasaan yang bercampur aduk antara manis dan pahit serta bercampur gemetarnya kaki ku, ketika diumumkan bahwasanya si eyang mendapatkan peringkat 2 dalam kontes kambing lokal, perasaan berbunga bunga pun hadir menyelimuti hati dan perasaan ku dimana hatiku sedang bermekaran dan dari hal itu fikirku beranjak luas mulai faham akan kehidupan dan mulai mengerti adanya cinta.

Ibarat bunga yang layu sedang bersemi,hal itu mulai memberiku sebuah petunjuk jalan dimana perasaan seseorang itu harus murni naturalis kawan,jangan pernah kalian membohongi perasaan kalian sendiri,simple kan,apabila kalian cinta kepada seseorang ya ungkapkan lah sesuai dengan perasaan kalian yang sebenarnya,kan hidup cuma sekali jadi jangan sia sia kan momen muda mu untuk merintis sebuah karirmu kawan, sebenarnya kita hanya dipermainkan dalam indahnya kehidupan ini,semuanya nanti pasti akan kembali kepada yang maha kuasa kan?

jadi persiapkan bekalmu dengan benar dan dengan sunggguh sungguh,kita tak tau kapan ajal akan menjemput,kita pula tak tahu bahwa rezeki akan datang, sesungguhnya yang manis belum tentu menarik, justru barang barang yang pahit yang biasanya menjadi obat kawan, indahnya masa masa sekolah akan kalian alami jika kalian telah mengetahui akan rahasia kehidupan ini sesunguhnya jadi jangan ragu terus melangkah supaya keinginanmu lelah mengejarmu sehingga kamu dapat berbalik arah untuk menjemput cita cita mu.

Sesungguhnya barang siapa yang mampu bersabar dan menahan diri maka dia adalah termasuk orang orang yang beruntung, jadikanlah hidupmu berwarna seperti warna pelangi kawan, sesungguhnya menahan diri lebih baik dari pada menjemput luka,jangan bimbang dan jangan risau, kita hidup di dunia ini sama, sejajar, serta seimbang kawan, sesungguhnya dibalik sebuah kelebihan pasti ada sebuah kekurangan begitupun sebaliknya, untuk kalian para pemuda, tetap berpegang teguh pada nilai nilai luhur serta keyakinan kalian.  

"Jangan sampai terbelenggu dalam pekatnya tinta, kita jangan merisaukan tentang apa yang telah kita miliki tetapi justru kita harus merisaukan apa yang belum kita syukuri," jawabnya. 

Tetap perpendirian pada satu jalan dan bertapak pada satu tujuan kawan, majulah tanpa menjatuhkan, naiklah tanpa merendahkan, tetap sealu optimis dan yakin, untuk kalian jangan mudah berputus asa karena semuanya memerlukan sebuah pengorbanan dan perjuangan yang mendalam, karena setiap tetes air hujan yang jernih dan menyegarkan berasal dari gumpalan awan yang gelap.

Pengalaman adalah guru terbaikmu kawan,teruslah melangkah dengan titik tumpu yang kuat hingga langkah mu menimbulkan jejak yang dapat menipu sebuah ingin dan anganmu dengan goresan goresan batinmu, teruslah berlari menghampiri isi hatimu hingga cita citamu tak lagi menjadi catatan fikirmu.  Ingat !!

Selama kita masih memiliki tekad yang diselimuti oleh hangatnya semangat. Bangkitlah terjang segala rintangan mu, jemputlah yang akan menjadi resiko mu.  Jadikanlah prinsip dirimu seperti tanah,tanah merupakan sesuatu yang sangat rendah tempatnya bahkan yang kita injak,tapi tanah tidak bisa kita rendahkan.  Karena semuanya akan kembali kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Oleh sebab itu, jangan patah semangat, rasa takut bukan untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi, selalu berdoa dan berusaha. Ingat berjuang  lebih mudah daripada mempertahankan.

Publisher: Prabangkaranews Media Group

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer