Kethek Ogleng Pacitan Kebanggaan Masyarakat Pacitan





Agoeshendriyanto.com- Jum'at (21/2/2020) Identitas budaya terdiri dari perasaan memiliki, nilai-nilai, dan sikap terhadap kelompok atau kelompok budaya sendiri,  (Phinney, et. al., 2001), dan itu terkait dengan penyesuaian psikologis yang lebih baik, termasuk kesejahteraan, dan penyesuaian sekolah, termasuk sikap yang terkait dengan sekolah, dari kaum muda budaya minoritas (Rivas Drake, dkk., 2014). 

Identitas budaya adalah warisan budaya dan ekologi dari suatu bangsa dan negara.  Identitas budaya akan mempelajari tentang kesatuan budaya yang berkaitan dengan kreativitas, dinamisme, kekayaan imajinasi rakyat, serta produktivitas. Identitas budaya bukan untuk membentuk budaya mayoritas yang mendominasi minoritas namun pada bentuk kebersamaan untuk menuju kebahagian dan kesejahteraan.

Ching-Hsing Wang & Dennis Lu-Chung Weng, 2018 Identitas sosial mengacu pada ciri khas individu yang didefinisikan dalam istilah atau kelompok afiliasinya dan sering dibentuk bersama dengan deskriptif dan demografis  karakteristik seperti gender, etnis, agama, dan budaya. Selain itu, identitas sosial tidak hanya secara kuat menghubungkan orang satu sama lain tetapi juga memberi orang sumber harga diri dan nilai-nilai bersama serta norma-norma (Weber, Johnson, & Arceneaux, 2011).

Kethek Ogleng sebagai kebanggaan budaya masyarakat harus didukung dengan berbagai kebijakan pemerintah untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya TakBenda, mendaftarkan di Kementrian Hukum dan Ham agar mendapatkan Hak Cipta maupun Hak Paten. 


 Enongene Mirabeau Sone 2017, setiap masyarakat di bumi menggunakan symbol yang merupakan  kunci penting untuk menyatukan ide, sikap dan nilai untuk  menyatukan anggota. Tempat sebagai sarana penting untuk  budaya di seluruh dunia untuk  membentuk aspek-aspek sosial, ekonomi, agama, politik dan sudut pandang masyarakat. Desa Tokawi, Kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur, Indonesia sebagai tempat Sukiman tahun 1962 menciptakan Tari Kethek Ogleng.  Tari  Kethek Ogleng sebagai perwujudan identitas budaya Pacitan yang merupakan bagian budaya Mataraman terlihat dari kostum, iringan gamelan, dan sendratari.  

Kethek Ogleng sebagai warisan Sukiman kepada masyarakat Pacitan, khususnya, Indonesia pada umumnya jika memungkinkan sebagai warisan budaya global. Dimitrova et al. (2015) identitas budaya telah berfungsi sebagai istilah umum untuk memasukkan dua identitas warisan yaitu identifikasi  warisan seseorang dan identifikasi  budaya etnis. 



Kemasan seni pertunjukan berupa sendratari dengan cerita Panji sebagai perwujudan budaya Mataraman pada seni Tari Kethek Ogleng. Perbedaannya pada enam gerakan yang menggambarkan kearifan local Pacitan yang sangat kental dengan rasa kekeluargaan dan kebersamaan. Untuk mewujudkan sebagai identitas Pacitan perlu didukung baik pemerintah, praktisi, seniman, budayawan, akademisi, serta masyarakat

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.