TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Bersama Masyarakat Desa Tambak Mojosongo Boyolali




Agoeshendriyanto.com. – Boyolali - Selasa (11/02/2020)i.  Kodim 0724 / Boyolali , dalam pelaksanaaan kegiatan dilakukan oleh  anggota Koramil 03/Mojosongo, melaksanakan perisiapan  dalam rangka menyambut TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung.  Pelaksaannya dibagi beberapa tahapan, untuk  tahap I yang akan dilaksanakan 16 Maret 2020 mendatang.  Selasa (11/02). 

Persiapan menyambut kegiatan tahap 1 tahun angggaran 2020,  anggota Koramil 03/Mojosongo bersama warga Desa Tambak Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali bersama - sama menyiapkan material dan pembuatan talud yang akan dikerjakan dalam pelaksanaan program TMMD.  Persiapan anatara TNI dan masyarakat sebagai langkah untuk mempercepat proses kegiatan pembangunan. 
  
Bati Tuud Koramil 03/Mojosongo Pelda Edi Suwarsidi mengerahkan sejumlah warga desa untuk membantu TNI mengusung material.  Selain itu juga masyarakat bersama dengan TNI,  menyiapkan sasaran TMMD.   Kegiatan pembangunan tersebut  akan dibangun talud sepanjang 400 meter dengan tinggi 1,5 meter dan lebar 0,5 meter,  serta betonisasi jalan sepanjang 900 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 Meter.


Kegiatan ini merupakan rangkaian program yang dilaksanakan Kodim 0724/Boyolali bersama Pemkab Boyolali secara terpadu dalam rangka Pra TMMD Sengkuyung tahap I yang dipusatkan di Desa Tambak Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Persiapan TNI dalam hal ini Koramil 03 Mojosongo bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pra – TMMD Sengkuyung.

Untuk mengerahkan masyarakat  dalam TMMD Sengkuyung  tersebut  Koramil 03/Mojosongo, melakukan  koordinasi bersama pihak aparat desa setempat mulai tingkat RT, RW hingga Kades.  Koordinasi tersebut sebagai langkah TNI untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Desa , sebagai perwujudan dari nilai kearifan lokal  kekompakan dan keterpaduan, dalam pelaksanaan  kegiatan Pra TMMD. Kebersamaan TNI dan rakyat terlihat jelas dalam kegiatan Pra TMMD.  Persiapan pengerjaan proyek terutama pembuatan talud dibantu dengan alat baru untuk penggalian talud.



 Bati Bakti TNI Kodim 0724/Boyolali Peltu Mulyanto, mengatakan, “ Waktu TMMD  dilakukan  cukup singkat yakni 30 hari, salah satu  langkah antisipasi apabila terjadi hambatan di lapangan terkait besarnya volume pengerjaan prroyek talud dan jalan, perlu adanya persiapan diagan terutama mengerahkan masyarakat dalam mempersiapkan material untuk pada lokasi pengerjaan kegiatan.” Persiapan tersebut  diharapkan waktu pelaksaan 30 hari dapat tercapai sasaran pengerjaan kegiatan talud fdan jalan,” jawabnya.  (Agus Kemplu)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.