Dandim Solo Hadiri Tabligh Akbar Bersama Cak Nun


Agoeshendriyanto.com-Surakarta, Bertempat di  Pendapi Gedhe Balaikota Surakarta Jalan Jenderal Sudirman nomor 2, Kampung Baru,  Kecamatan Pasar Kliwon, Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji, SE, MDS, hadiri Tabligh Akbar bersama Cak Nun dengan penanggung jawab penyelenggara Kinkin Sultanul Hakim ( Plt. Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta ), Sabtu (7/3/2020).

Hadir dalam "Tabligh Akbar"  tersebut antara lain: Dr. H. Ahmad Purnomo, Apt (Wakil Walikota Surakarta ), Kombes Andi Rifai, SH, S.I.K ( Kapolresta Surakarta ), Kinkin Sultanul Hakim ( Plt. Kadis Kebudayaan Kota Surakarta ), KH. M.H. Ainun Nadjib ( Penceramah dan Sholawat ), Muspida Koordinator Kota Surakarta, Kapten Kav Darmono, Amd ( Kabintal Rem 974/Wrt ), Kapten Cpm Hadi ( Pasi Gakkum ), Lettu INF Supomo ( Dankima Brigif 6/ Kostrad ) dan AKP Tegar Satrio Wicaksono (Kapolsek Pasar Kliwon).
Sambutan Wakil Walikota  Surakarta, selamat datang KH.M.H. Ainun Nadjib dan rombongan serta tamu undangan.  Puji Syukur Kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semuanya sehingga masih di kesehatan dan keselamatan,arilah kita bersama-sama mendengarkan Tausiyah dan lantunan Hadroh dari Kyai Kanjeng dan mudah-mudahan bermanfaat.

Inti Ceramah yang disampaikan oleh Cak Nun Tema "Gondelan klambine kanjeng Nabi Muhammad SAW".  Sholawat adalah 3 cara untuk  mengimplementasikan hubungan antara Allah, Rasulullah SAW dan manusia.  Oleh karena itu kita sebagai hamba Allah SWT, dan Nabi Muhammad SAW.

Manusia pilihan dan  yang paling dicintai oleh Allah SWT,  hendaknya manusia selalu bersholawat untuk Nabi Muhammad SAW.  Disebabkan  Nabi Muhamad SAW sebagai Nabi yang terakhir dan yang berhak memberikan Safaat kepada hambanya apapun golongan kita, apapun agama kita hendaknya kita tetap bersatu dalam kehidupan dan kerukunan.

Solo adalah Kota Sholawat dan Cak Nun memberikan nama solo sebagai serambi Madinah dengan memperbanyak shalawat insyaallah segala urusan akan di permudah oleh Allah SWT.

Hadroh adalah cara orang menjunjung tinggi mumuji dan cara mencintai Rasulullah Muhammad SAW sehingga dengan puji-pujian lewat hadroh orang akan selalu bersholawat untuk Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan di iringi musik Hadroh dan bersholawat, dilanjutkan penyerahan pemenang Festival hadroh Juara 1 Hadroh Wali songo Tegal Sari Bumi Laweyan, Juara 2 Hadroh Al-Amanah Pasar Kliwon dan Juara 3 Hadroh Polresta Surakarta sedangkan Juara Hadroh Putra Asosiyah Sukoharjo dan Hadroh Sholahuddin Kentingan Jebres.  (Agus Kemplu)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.