Padi Menguning: Jerih Payah Petani Terbayar Lunas


Agoeshendriyanto.com-Pacitan- Pagi yang cerah di Pacitan mengingatkanku pada saat aku masih Sekolah Dasar bercengkerama dengan indahnya alam dengan ekosistem sawah, ekosistem sungai semuanya masih asli. Nostalgia saya lunas terbayar dengan melihat padi menguning di sawah sebagai pertanda petani akan menikmati hasil dari budidaya selama 2.5 bulan. Pagi (15/03/2020) di selatan jembatan Sirnoboyo, Pacitan, Jawa Timur, terlihat padi sawah mulai menguning, pertanda hasil jerih payah petani akan segera terbayar lunas. 

Namun jika dihitung dengan materi nilainya tidak seberapa, namun kepuasaan batin seorang petani tidak bisa diwujudkan dengan materi."Alhamdulillah senantiasa terucap, ucapan syukur masih diberikan rejeki Allah SWT," ujar Jalal.


Semoga waktu 1/2 bulan tidak terjadi perubahan cuaca dan hama penyakit sehingga hasilnya begitu maksimal. Walaupun pada awal tanam petani menggunakan diesel sebagai alat untuk mengairi sawah, disebabkan musim hujan yang agak terlambat.  Namun semuanya terbalas lunas dengan melihat perkembangan tanaman padinya yang bulir padi menguning menandakan berbuah sempurna.  Selain itu juga untuk ketersediaan pupuk tercukupi pada musin tanam 2020. 

Melihat padi menguning di sawah hilang segala bentuk was-was yang disebabkan pemberitaan baik media on-line, televisi yang tidak hentinya mneyiarkan virus Corona.  Padahal isu tersebut di China sudah berhasil diminimalisir sehingga tidak terdampak panjang bagi perekonomian. Semoga Viris Corona segela teratasi di Negeri tercinta Indonesia.  Sehingga dampaknya tidak terlalu lama, yang akan mengganggu stabilitas ekonomi dan politik di Indonesia.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.