Prof.Dr. Andrik Purwasito, DEA: Jangan Anggap Enteng Covid-19





Agoeshendriyanto.com - Kepala Program Studi S3 Kajian Budaya Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA , dalam hubungan via Wa dengan redaksi Prabangkaranews.com , Minggu (22/03/2020),

Prof Andrik menilai," himbauan pemerintah untuk mematuhi tinggal di rumah cukup baik. Hal ini terlihat terbatasnya kegiatan masyarakat terutama pada acara-acara hajatan, seperti pernikahan, tanggapan hiburan, pertandingan olah raga, termasuk ujian terbuka doktor serta tempat-tempat keramaian seperti Mall dan pasar memang sudah banyak berkurang. "

"Hal ini mengingat pemerintah secara gencar melakukan himbauan melalui media mainstream, seperti televisi dan surat kabar, yang juga selalu up date perkembangan dari korban yang terkena musibah corona, "jawab Prof Andrik. 

Selanjutnya Prof. Andrik Guru Besar Universitas Sebelas Maret Surakarta, " walauapun sekarang ini media sosial terdapat berbagai informasi hoax, tetapi masyarakat sudah semakin cerdas bahwa informasi tersebut justru menimbulkan bahaya."

" Masyarakat sendiri yang saling memberi kontrol atas informasi hoax, dengan demikian masyarakat mempunyai daya kritis untuk menyaring pemberitaan yang sifatnya bohong, keliru dan menyesatkan, " jawabnya.

"Kegiatan di jalan-jalan memang tidak dapat dihindarkan karena memang belum lockdown, karena sebagian pekerja juga masih harus bekerja di kantor masing-masing. Upaya untuk tetap tinggal di rumah memang tidak begitu terasa di pedesaan, karena memang masyarakatnya sangat terbatas mobilitasnya. Mereka juga tetap melakukan kegiatan di sawah dan makan di warung dengan ketat menjaga jarak, tidak bersalaman dan menutup muka dengan masker," jawab Prof Andrik Purwasito yang terkenal dengan Diplomasi Internationalnya. 

Lebih lanjut Prof Andrik biasa saya panggil menjelaskan, "informasi dari Pemerintah menjadi tolok ukur kebenaran informasi corona, oleh sebab itu, agar para pejabat daerah berhati-hati dalam memberikan statement. Agar supaya masyarakat menerima informasi yang valid dan sempurna."

"Hal ini sangat diperlukan kekuatan Kominfo dan Istana untuk terus merespon perkembangan dari musibah corona ini, dengan cara memberikan informasi yang menenangkan. Informasi Istana sangat dibutuhkan sehubungan dengan banjirnya informasi, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, "jawabnya

"Berbagai institusi yang berkepentingan dalam menangani musibah harus terus menerus berkoordinasi dengan Istana, agar semua informasi yang disampaikan sama, misalnya tentang penanganan corona, biaya, rumah sakit yang terima, tempat2 pemeriksaan, penyemprotan, dll, "tegas Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA, dosen nyentrik Kaprodi S3 Kajian Budaya UNS.

"Masyarakat sangat membutuhkan bimbingan dan arahan terhadap pandemi corona tersebut, karena situasi dan kondisinya sangat rentan. Masyarakat terus menerus memantau informasi dan perintah dari Pemerintah terhadap apa yang harus dilakukan dari hari ke hari, bahkan dari jam ke jam. Situasi darurat Corona membutuhkan kerjasama semua pihak, agar pandemi dan pagebluk dapat segera mereda. Kita semua perlu terus menjaga kondusifitas masyarakat agar keadaan mendukung terciptanya rasa aman dan solidaritas sosial, " jawabnya.

Semoga endemi Corona cepat berlalu, diperlukan kerkasama semua pihak (Prof. Andrik Purwasito/AHy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.