Virus Covid-19 tak Menggangu Aktivitas Petani



Agoeshendriyanto.com- Pacitan - Wabah Covid-19 terus menyebar, dan belum ada tanda akan segera mereda. Di tengah mewabahnya virus Covid-19,  masyarakat Dusun Jaten, Desa Pelem, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan masih melakukan aktivitas bertani seperti biasa.
Parlan salah satu petani mengatakan, " menurutnya penyebaran virus Covid-19 bagi petani di dusunnya tidak terlalu mengganggu kegiatan dalam proses pasca panen padi." 

‘‘Walaupun sudah ada surat edaran dari desa terkait larangan untuk berkumpul, untuk melaksanakan kebijakan psycikal distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19.  Alasannya padinya sudah menguning siapa yang akan memanen, kalau tidak dia sendiri, "jawabnya diplomatis.  

Petani tetap tidak menghiraukan larangan tersebut karena padi yang sudah siap dipetik dan terancam gagal panen jika tidak segera di proses. Kewaspadaan terutama  menghindari  berkumpul dengan orang yang dari luar (perantauan) atau orang yang berada di zona merah penyakit Covid-19, ’’ ujar Parlan, Hari Senin (30/03/2020).

Dikatakan Parlan bahwa, " dengan adanya penyakit Covid-19 ini petani tidak sulit mendapatkan kebutuhan seperti beras yang telah tercukupi dari hasil panen.  Dikawatirkan pasokan kebutuhan pokok di toko pasti akan langka dan harga melonjak tinggi seiring dengan kurangnya jumlah pasokan dari luar kota.

Dengan adanya kelonjakan harga pangan akibat imbas dari penyakit Covid-19, maka petani meminta kepada pemerintah agar dilakukan penyetabilan harga bahan pokok agar terpenuhi kebutuhan pokoknya.  Semoga  wabah Covid-19 segera berakhir. (Langgeng/Ahy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.