Peta Sebaran Covid-19 di Jawa Timur per 13 April 2020




Agoeshendriyanto.com -  Berikut update situasi Covid-19, dari sumber Pemprov Jatim  ada penambahan  52  kasus baru Covid-19 di  Jawa Timur  berdasarkan data yang masuk pusat informasi covid-19 per Senin  (13/4/2020). 


Jumlah total akumulasi sejak kasus pertama di Jatim, total pasien positif Covid-19 di Jatim      menjadi  438  kasus, yang dirawat yang positif Covid-19 berjumlah 322 orang. 

Perawatan di rumah tercatat 106 pasien, d rawat di gedung 9 orang, di rawat di Rumah Sakit Berjumlah 207 pasien positif Covid-19. Prosentase di rawat 73,52%.

Dari jumlah yang positif Covid-19 yang telah sembuh tercatat  terdapat penambahan 7 pasien sehingga total sebanyak  76 orang dengan prosentase kesembuhan 17,53 %.     Tercatat   ada penambahan  11  pasien yang meninggal sehingga total 40 dengan prosentase kematian 9,13 %



PDP 1447 orang yang masih diawasi 872 orang masih dalam pengawasan, selesai diawasi 490 orang, meninggal 85 orang.  PDP yang berjumlah 872 orang diantaranya dirawat di rumah 413, dan sisasnya di rawat di rumah sakit berjumlah 459

Sedangkan ODP 14.423 orang, dan masih dipantau 7.813 orang, selesai dipantau 6.586 orang, 24 diantaranya meninggal dunia.  Pasien dalam pemantauan berjumlah 7.619 di rumah, 2 pasien dirawat di Gedung, sedangkan 192 ODP berada di rumah sakit. 


Untuk wilayah Kab/Kota di Jawa Timur yang masih bertambah kasus Covid-19 sebagai berikut: Kota Surabaya dengan penambahan 28 kaus, Kab. Sidoharjo 8 kasus baru, Kab. Lamongan 1 kasus baru, Kab. Gresik 3 kasus, Kab. Tuluangagung 4 kaus, Kab. Kediri 1 kasus, Kab. Jombang 3 kasus baru, Kab. Tuban 1 kasus, Kab. Bojonegoro 2 kasus, dan Kab. Mojokerto 1 kasus baru.

  Masih terdapat penambahan kasus baru positip Covid-19, berarti masih banyaknya potensi penularan Covid-19 di tengah masyarakat.  Untuk itru patuhi anjuran dari pemerintah: Mari kita jaga Yang sehat agar tetap sehat, Yang Sakit harus Sehat dengan cara:

  1. Cuci Tangan Dengan Sabun,
  2.  Disiplin Jaga Jarak 2 Meter,
  3.  Gunakan Masker Kain Untuk Masyarakat Saat Keluar Rumah,
  4.  Memutus Mata rantai penyebaran Covid-19 dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)atau hindari kerumunan manusia
  5. Jika ada Gejala Isolasi mandiri dan lakukan konsultasi kesehatan melalui saluran telepon Covid-19 (online) di tempat  terdekat.

Semoga dengan doa, usaha, Covid-19 bisa teratasi.  Gotong Royong untuk menyatukan tekad untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Publisher: Prabangkaranews Media Group

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.