Update Covid-19 di Jatim per 16 Mei 2020


Agoeshendriyanto.com -  Surabaya - Berikut Update  situasi Covid-19 di Jatim berdasarkan data yang tercatat di Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prop. Jatim.  Masih tingginya penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jatim dengan 167  kasus baru hari Sabtu (16/05/2020), pukul 19.00 WIB.

Jumlah total akumulasi sejak kasus pertama di Propinsi Jatim sebanyak 2.088 orang positif Covid-19. Dengan rincian 1.580  masih dirawat, dengan rincian dirawat di rumah berjumlah 459  kasus, di gedung 129 orang, dan  992 dirawat di Rumah Sakit Rujukan di Jatim.  Pasien positip Covid-19 yang masih dalam perawatan prosentase mencapai 75,67  % dari 2.088 dari total positif Covid-19.
 
Jumlah pasien Covid-18 yang sembuh terus bertambah dengan panambahan hari ini, 10 pasien sembuh, dengan akumulasi total menjadi 312 dari 2.088 total positif Covid-19. Prosentase ini lebih rendah dari re rata nasional. Prosentase 14,94 % dari jumlah total confirmasi Covid-19 sebesar 2.088.

Sedangkan pasien positip Covid-19 yang meninggal bertambah 11  pasien, sehingga total menjadi 196 orang. Oleh sebab itu prosentase kematian di Jawa Timur mengalami penurunan dengan jumlah prosentase meninggal 9,39 %dari 2.088 total positif Covid-19.  Prosentase kematian di Jawa Timur lebih tinggi jika dibandingkan dengan re rata  nasional.

Jumlah Orang  Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 22.613. masih dalam pemantauan 4.159  orang.  ODP selesai dipantau 18.369  orang,  sedangkan total ODP yang meninggal  bertambah 6 orang menjadi 85  orang. ODP yang dipantau di  rumah sebanyak 3.880 orang, di gedung 5 orang, dan di Rumah Sakit 274 orang.


Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 4.822  orang. Masih dalam pengawasan  2.265 orang.  PDP selesai diawasi 2.103 orang.   Sedangkan kematian  bertambah 19  orang meninggal sehingga total PDP meninggal 454  orang. PDP yang dipantau di  rumah sebanyak 736 orang, di gedung 22 orang, dan di Rumah Sakit 1.507 orang.



Peningkatan jumlah kasus positif bertambah +167 kasus baru dengan kasus terbanyak berada di Kota Surabaya (+90 kasus; 1,035 kasus kumulatif) dan Kabupaten Sidoarjo (+45 kasus; 281 kasus kumulatif

Sebaran Covid-19 di Jatim hari ini masih terdapat penambahan kasus baru khususnya wilayah yang diterapkan PSBB.  Perlu  tingkatkan di lapangan dengan  kerja keras, disiplin tinggi, saling gotong-royong skala besar untuk mengurangi penularan dan meningkatkan pasien yang sembuh dan mengurangi jumlah kematian. Perlu adanya evaluasi PSBB di ketiga wilayah di jatim belum efektif menurunkan kasus.

Belum stabilnya perkembangan covid-19 di Jatim menunjukan masih ada potensi penyebaran Covid-19 di masyarakat.  Untuk itu perlu kedisiplinan  dalam  mematuhi anjuran dari pemerintah: Mari kita jaga yang sehat agar tetap sehat, yang sakit harus sehat.

Oleh sebab patuhi dan ikuti  cara sebagai berikut: cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik, disiplin jaga jarak 2 meter, gunakan masker kain untuk masyarakat saat keluar rumah, memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan menghindari kerumunan manusia, jika ada gejala isolasi mandiri dan lakukan konsultasi kesehatan melalui saluran telepon online di tempat  terdekat, bersifatlah jujur pada petugas saat pemeriksaan, jika terpaksa keluar tumah taatilah protokol kesehatan, melaksanakan kegiatan ibadah di bulan ramadhan di rumah, jika masih melaksanakan ibadah di mushola atau masjid disiplin memathi protokol kesehatan.

Semoga dengan melaksanakan doa dan ihtiar Covid-19 segera terselesaikan.  Sehingga kita semua dapat beraktivitas seperti sediakala.  Amiin YRA

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.