Update Covid-19 di Jawa Timur 30 Mei 2020; Penambahan 191 Kasus Baru,

Agoeshendriyanto.com -  Surabaya - Berikut Update  situasi Covid-19 di Jatim  berdasarkan data yang tercatat di Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Prop. Jatim.  Masih tingginya penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jatim  Terjadi lonjakan kasus terbanyak selama pandemi berlangsung dengan penambahan 191 kasus baru.  Hari Sabtu  (30/05/2020), pukul 22.00 WIB.


Jumlah total akumulasi sejak kasus pertama di Propinsi Jatim sebanyak 4.600 orang positif Covid-19. Dengan rincian 3.576  masih dirawat, dengan rincian dirawat di rumah berjumlah 1.525  kasus, di gedung 274 orang, dan  1.777  dirawat di Rumah Sakit Rujukan di Jatim.  Pasien positip Covid-19 yang masih dalam perawatan prosentase mencapai 78  % dari 4.600  dari total positif Covid-19.

Jumlah pasien Covid-18 yang sembuh terus bertambah dengan panambahan hari ini, 20 pasien sembuh, dengan akumulasi total menjadi 609. Prosentase 13,24 % dari jumlah total confirmasi Covid-19 sebesar 4.600.

Sedangkan pasien positip Covid-19 yang meninggal bertambah 24  pasien, sehingga total menjadi 396 orang. Oleh sebab itu prosentase kematian di Jawa Timur mengalami penurunan dengan jumlah prosentase meninggal 8,6 dari 4.600  total positif Covid-19. 

Jumlah Orang  Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 24.190  masih dalam pemantauan 4.081  orang.  ODP selesai dipantau 20.006  orang,  sedangkan total ODP yang meninggal  103  orang. ODP yang dipantau di  rumah sebanyak 3.746 orang, di gedung 56 orang, dan di Rumah Sakit 279 orang.


Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 6.595  orang. Masih dalam pengawasan 3.174 orang.  PDP selesai diawasi 2.752 orang.   Sedangkan kematian  bertambah  sehingga total PDP meninggal 617 orang. PDP yang dipantau di  rumah sebanyak  1.062 orang, di gedung 17 orang, dan di Rumah Sakit 2.095 orang.

Kota Surabaya penambahan +101 kasus baru, total 2.495; Kab. Sidoarjo penambahan +23 kasus baru, total 632; Kab Gresik penambahan +5, sehingga total 163;

Penambahan kasus di Jawa Timur  masih tergolong sangat  tinggi sehingga pemerintah mengharapkan kerjasama dulur-dulur untuk mewujudkan gotong-royong skala besar bersama pemerintah dengan: mematuhi seluruh aturan PSBB yang telah disosialisasikan untuk daerah yang telah melakukan PSBB dan selalu menerapkan physical distancing.

 Untuk itu perlu kedisiplinan  dalam  mematuhi anjuran dari pemerintah: Mari kita jaga yang sehat agar tetap sehat, yang sakit harus sehat. mDisiplin menerapkan gunakan masker, jaga jarak, baik physical dan social distancing, rajin cuci tangan dengan sabun, dan olahraga, tidur teratur dan cukup serta tidak panik. Satu pesan yang membuat sempurna yaitu makanan yang bernutrisi.

Semoga dengan melaksanakan doa dan ihtiar Covid-19 segera terselesaikan.  Sehingga kita semua dapat beraktivitas seperti sediakala.  Amiin YRA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer