Kemandirian Sektor Ekonomi Rakyat Tetap Berjalan Mesti Pandemi Covid-19 di Pacitan



PEWARTA_NUSANTARA | PACITAN - Sektor ekonomi rakyat yang telah teruji selalu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi.  Ekonomi rakyat yang ditandai dengan ramainya Pasar Desa menjadi bukti ketangguhan dari masyarakat.  Mereka telah membuktikan bahwa dengan nilai kearifan lokal berhasil untuk melewati segala persoalan yang ada.

Tidak dipungkiri adanya pandemi sangat memukul sektor ekonomi masyarakat Indonesia tak terkecuali masyarakat Pacitan. Rupa-rupanya masyarakat juga menyambut baik konsep new normal yang diwacanakan oleh Pemerintah. Hal itu dibuktikan semakin terasa degub jantung sektor ekonomi yang digerakan oleh rakyat semisal pasar tradisional.



Berapa pasar tradisional di Pacitan sudah beraktivitas seperti sedia kala. Salah satunya pasar Desa Wonoanti Kecamatan Tulakan. Pasar yang rame  pada hari Wage telah dipenuhi masyarakat baik pedagang maupun pembeli. Barang-barang yang diperjualbelikan juga sudah mulai lengkap, baik berupa sayur-mayur, barang kebutuhan rumah tangga sampai pada perhiasan.



Salah satu pedagang Susanto (37 tahun) mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur karena sudah bisa berdagang meskipun omset dagangannya belum pulih sepenuhnya.

"Pasar ini (Wonoanti) sudah mulai aktivitas beberapa hari pasaran tetapi ya begini. Penjualan belum bisa maksimal karena pembeli belum pulih serta daya konsumsi masyarakat tampaknya masih belum bergairah," ujar Susanto saat diwawancarai @prabangkaranews Rabu (17/06/2020).

 Hal senada juga dikemukakan oleh salah satu pedagang perhiasan di pasar Wonoanti, Endro (39 tahun). Dikemukakan oleh Endro bahwa aktivitas pasar Wonoanti telah beraktivitas normal. "Ya sebenarnya pasar telah aktivitas biasanya.  Tapi transaksi ya masih  tergolong rendah," ungkap Endro.

Meski aktivitas pasar terasa normal, baik penjual dan pembeli sudah semestinya tetap mematuhi protokol kesehatan yang disarankan oleh Pemerintah karena pandemi Covid 19 belum hilang dari tengah-tengah masyarakat.  Di antara protokol yang harus dipatuhi adalah  memakai masker, cuci tangan sesering mungkin, dan menjaga jarak antar individu setidak-tidaknya 1,5 meter.  Protokol kesehatan selalu menjadi prioritas utama dalam jual beli di pasar Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. (Redaksi/BaktiSutopo/06/2020)

Publisher: Prabangkaranews Media Group


Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer