KPU JATIM GELAR KONSOLIDASI AKBAR PENYELENGGARA PEMILIHAN SERENTAK LANJUTAN 2020



PEWARTA_NUSANTARA | Surabaya - Melansir berita dari  kpujatim.go.id,  Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Konsolidasi Akbar Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 hari ini (Jum’at, 26/6). Konsolidasi Akbar dilaksanakan secara daring sekitar pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai.

Istimewanya dalam Konsolidasi Akbar ini menghadirkan penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 mulai dari tingkatan KPU Provinsi, 19 KPU Kabupaten/ Kota sampai dengan PPK/ adhoc dari 19 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.

Konsolidasi Akbar semakin istimewa pasalnya dihadiri juga Ketua KPU RI, Arief Budiman, Divisi SDM; Organisasi; Diklat dan Litbang KPU RI sekaligus Korwil Jawa Timur, Ilham Saputra dan Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Muhammad Eberta Kawima.

Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Rochani mengungkapkan Konsolidasi Akbar ini diikuti oleh kurang lebih 422 partisipan, 1 KPU Kabupaten/ Kota 1 user, PPK 1 user termasuk PPK yang dari wilayah Kepulauan. “Bergabung di sini ada 1930 anggota PPK, baik itu berasal dari kepulauan, pegunungan sampai dengan kota. Kami ucapkan selamat bergabung kepada Bapak/ Ibu dalam keluarga Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020,” tutur Rochani (26/6/2020).

Selanjutnya, Ketua KPU RI, Arief Budiman menyampaikan arahan terkait catatan pelaksanaan Pemilihan Serentak di Desember 2020. “Ada hal yang sering Saya sampaikan bagi penyelenggara pemilihan di dalam hal menyelenggarakan pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

Pertama, ingin memberi pesan bekerjalah dengan cara yang transparan.

PPK dan PPS beberapa hari ke depan akan memasuki kegiatan yang cukup padat, yang menyibukkan apalagi berada di masa pandemi Covid-19. Pemilu itu, hal pentingnya membangun kepercayaan publik. Kalau publik percaya terhadap penyelenggaranya, dia juga akan percaya terhadap proses penyelenggaraannya. Kalau dia percaya terhadap proses penyelenggaraannya, makanya juga akan percaya terhadap hasilnya. Kalau dia bisa menerima hasilnya maka tidak akan ada konflik pasca pemilihan kepala daerah. Salah satu cara membangun kepercayaan ini ialah dengan bekerja yang transparan,” papar Ketua KPU RI.

Kedua, Penyelenggara harus bekerja secara profesional.

Bekerja profesional itu, tahu betul sebagai penyelenggara pemilihan apa yang harus dilakukan. Jangan sampai menjalankan tahapan tapi salah tidak sesuai dengan peraturan perundangan. Itu artinya Penyelenggara tidak profesional.

Ketiga, Penyelenggara harus bekerja dengan penuh integritas.

Penuh integritas itu kalau benar dikatakan benar, dan kalau salah ya dikatakan salah. Yang keempat, bekerja sebagai teamwork yang bagus. KPU ini organisasi yang unik, dia berbeda dengan organisasi atau Lembaga pemerintahan yang lain. Dimana Lembaga pemerintahan yang lain pucuk pimpinannya hanya satu orang, dan begitu pucuk pimpinan mengatakan A maka semua harus dijalankan A. Tetapi di KPU itu, pucuk keputusan tertingginya adalah Pleno. Jadi Ketua, Anggota-anggota merumuskan kebijakan yang dibuat dalam rapat pleno. Maka kebijakan itulah menjadi perintah tertingginya. Sehingga, di dalam membuat keputusan rapat pleno dibutuhkan teamwork yang bagus.

B

Berikutnya, Arief menyampaikan beberapa hal baru di dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. “Hari ini bangsa Indonesia punya dua hal penting. Pertama, tantangan menghadapi pandemi Covid-19 dan kedua, menyelenggarakan pemilihan di masa pandemi itu sendiri. Jadi, dua hal ini harus dihadapi oleh seluruh bangsa Indonesia, termasuk penyelenggara pemilu. Itulah yang membuat dalam beberapa hal teknis penyelenggaraannya dan regulasinya itu berubah dan disesuaikan,” jelasnya.

Terakhir Arief berpesan kepada penyelenggara pemilihan untuk melaksanakan tahapan dengan menggunakan APD, dan jangan membahayakan penyelenggara pemilu, pemilih maupun masyarakat secara umum.

“Jadi laksanakan tugas-tugas Anda dengan memedomi protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai proses penyelenggaraan pemilihan 2020 ini menjadi kluster baru dalam penyebaran Covid-19. Dan selalu lakukan koordinasi intens dengan Dinkes serta Gugus Tugas Covid-19. Mudah-mudahan Konsolidasi Akbar berjalan dengan baik dan teman-teman di Jatim diberi kesehatan dalam menjalankan tugas penting bangsa ini. Semoga pertemuan siang ini memberi berkah bagi Kita semua, bangsa Indonesia, penyelenggara pemilu, demokrasi indonesia untuk menjadi semakin lebih bai,” pungkasnya.

Usai arahan Ketua KPU RI dilanjutkan dengan arahan Divisi SDM; Organisasi; Diklat dan Litbang KPU RI, Ilham Saputra. Dan dilanjutkan dengan sesi diskusi. (AACS)

Publisher: Prabangkaranews Media Group

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN