Danrem 081/DSJ Ingatkan Anggotanya Bijak Dalam Bermedsos



PEWARTA_NUSANTARA | MADIUN - Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. mengatakan bahwa, tujuan dilakukannya apel pagi adalah untuk mengetahui kondisi personel nyata setiap harinya.

Sehingga menurutnya, kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti sakit dan sebagainya, dapat segera dilaporkan untuk ditangani secara cepat dan tepat.

Terkait kegiatan program dan non program yang dilaksanakan. Danrem ingin semuanya dapat direncanakan dan dipersiapkan dengan baik, agar nantinya dapat berjalan optimal dan tidak terjadi kerugian, khususnya personel.

Ia mengungkapkan, jika saat ini dari data yang ada, jajaran Kodam V/Brawijaya merupakan yang tertinggi terkait adanya kerugian personel tersebut.



Lebih lanjut Kolonel Inf Waris terus mengingatkan kepada anggotanya, supaya dapat bijak dalam menggunakan Medsos.

"Penggunaan Medsos apapun jenisnya saat ini terus terpantau oleh Pimpinan TNI AD. Untuk itu jangan sampai ada lagi, baik kita maupun anggota keluarga kita yang menyalahgunakannya," himbaunya saat memberikan pengarahan pada apel pagi di Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50 Kota Madiun, Jumat (3/7/2020).

"Terlebih sekarang sudah ada UU ITE, tentu sanksi hukumnya sudah jelas dan tegas," tegasnya.

Mengenai masih tingginya angka penyebaran covid 19 di Jatim, tak ketinggalan Danrem juga menekankan kepada anggotanya untuk terus menjalankan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan ataupun berinteraksi dengan masyarakat.

Publisher: Prabangkaranews Media Group

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer