Industrialisasi Pertanian di Indonesia Sebuah Keharusan

Penulis: Agoes Hendriyanto (KPSB)

Sektor pertanian mengalami dinamika sosial budaya yang perllu kita cermati.  Generasi muda memandang pertanian bukan sebuah pilihan.  Petani ataupun pekerja di bidang pertanian didominasi oleh generasi yang sudah tua.  Generasi kelahiran tahun 70-an ke bawah berdasarkan pengamatan mendominasi sektor pertanian. 


Paradima generasi sekarang ini terhadap sektor pertanian harus kita rubah dengan melakukan industrialisasi sektor pertanian dari proses pembibitan,pengolahan sawah,  penanaman, perawatan, pasca panen.  Perubahan dari pertanian tradisional menuju pertanian modern yang memiliki nilai tambah. Sehingga sektor pertanian memiliki pesona dan harapan di masa depan.  Pesona tersebut akan mendorong generasi muda pertanian untuk terlibat atau menjadi bagian dari industrialisasi ;pertanian.

Aplikasi dari industrialisasi pertanian, menuntut perubahan yang signifikan dari modernisasi produksi manufaktur yang merupakan kegiatan untuk mentransformasikan produk dari petani ke tujuan akhir konsumen (yang meliputi kegiatan produksi dan prosesing) serta modernisasi distribusi dan koordinasi dalam rantai pasar pertanian

Industrialisasi pertanian, sebuah keharusan disebabkan sulitnya mencari pekerja informal yang mau bekerja di sektor pertania.  palagi pada proses penanaman sulit mencari pekerja yang mahir untuk tandur, pengolahan lahan, perawatan, dan pasca panen.


Sektor pertanian harus kita buat lebih modern untuk menuju  pertanian yang tangguh yaitu pertanian yang secara dinamis dan ulet mampu secara optimal memanfaatkan sumber daya alam, tenaga, modal dan teknologi yang ada pada lingkungan fisik dan sosial tempatnya berpijak, yang sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani dalam arti luas. Hal inilah yang sebanarnya menjadi tujuan dari industrialisasi bidang pertanian untuk menjadikan menjadi tangguh dalam menopang ketahanan pangan.

Baru-baru ini Presiden Joko Widodo, meninjau program Food Estate dan Padat Karya Tunai Irigasi pada eks lahan gambut di Desa Gadabung, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, ini berpotensi menumbuh kembangkan sektor pertanian secara merata.  Terobosan dari Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan dalam menuju pertanian tangguh.

Apalgi saat pandemi Covid-19 harus ada sebuah program khususnya Pertanian   diharapkan produksi pertanian meningkat drastis sehingga mampu menambah kebutuhan dalam negeri dan pasar ekspor.

Apalagi daerah sudah diberikan wewenang otonomi dengan  momentum desentralisasi daerah mempunyai wewenang untuk melihat potensi sumber daya pertanian di suatu wilayah.

Sebagai contohnya membuat Industrialisasi Pertanian di setiap Daerah dengan bermodal sumber daya setiap wilayah.  Hal ini harus didukung dengan  kapasitas entrepreneurship, upah tenaga kerja yang kompetitif serta pengetahuan praktis tentang produk dan pasar merupakan faktor utama berkembangnya industrialisasi lokal.  Masing-masing daerah mempunyai karakteristik lahan pertanian yang berbeda-beda.  Oleh sebab itu kreatifitas dibutuhkan dalam memanfaatkan lahan yang tidak produktif menjadi produktif dengan menggunakan teknologi terbaru.

Oleh sebab itu  Industrialisasi pertanian lokal di Indonesia harus  didasarkan atas potensi ekonomi lokal dapat mendorong terjadinya industrialisasi pertanian karena sumberdaya utama di Indonesia adalah sektor pertanian.  Jika sektor pertanian sudah dipoles semakin cantik dan menarik khususnya oleh pemerintah pusat dan daerah akan menjadi daya tarik bagi angkatan kerja di Indonesia.  Sehingga sektor pertanian di Indonesia menjadi primadona.  Sumber daya alam kita yang sangat melimpah menjadi modal dasar dalam  mendukung industrialisasi pertanian. 

Semoga industrialisasi pertanian di Indonesia dapat menjadikan pertanian Indonesia menjadi tangguh dalam rangka menunjang ketahanan pangan.  Sukses selalu.  Salam Tangguh Pertanian di Indonesia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer