Yonif 611/Awang Long Berhasil Tumpas Gerombolan Pengacau Keamanan Bersenjata


PEWARTA_NUSANTARA || SAMARINDA - Latihan Posko II Tombak Sakti, Batalyon Infanteri 611/Awang Long yang berlangsung selama tiga hari dengan skenario simulasi di lapangan daerah wilayah, dipimpin Danyon Mayor Inf Albert Franstesca. M. Han dibantu oleh Perwira Staf dan para Danki melaksanakan strategi dalam operasi yang diperintahkan menumpas sekelompok orang bersenjata yang menamakan diri sebagai Gerombolan Pengacau Keamanan (GPK) sehingga demikian prosedur pimpinan dan Staf serta unsur pelayan lainnya bisa berjalan sesuai skenario latihan Yonif 611/Awang Long sesuai perintah operasi yang diberikan, bertempat di Tenggarong Seberang Jum’at (28/8/2020).

Penutupan Latihan Posko II Tombak Sakti Yonif 611/Awang Long oleh Danrem 091/ASN Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro,  S.Ip., M.Si, dalam amanatnya ,“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan  atas dedikasi serta semangat yang telah ditunjuk, sehingga latihan dapat terlaksana dengan aman dan lancar”.

Harapan  saya,  semoga  melalui Latihan Posko II Batalyon Infanteri 611/Awang Long ini, para peserta latihan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang berguna dan bermanfaat untuk menunjang tugas ke depan, mengingat dalam latihan ini banyak pengetahuan atau materi teknis dan taktis yang ada dalam referensi TNI AD dilatihkan, diaplikasikan dan diolahyudhakan      sesuai hakekat ancaman yang dipraanggapkan, serta dinamika operasi  yang  dihadapi  dilapangan.

Lanjutnya, dengan demikian, hasil latihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme seluruh personel Yonif 611/Awang Long untuk mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan.    

Danrem juga berpesan “Pelihara dan tingkatkan hal-hal positif yang telah dicapai dalam latihan ini, sebagai bekal kemampuan untuk menjalankan tugas-tugas di masa  mendatang, tetaplah menjadi prajurit Awang Long yang memiliki disiplin tinggi dan semangat pantang menyerah dalam setiap pelaksanaan tugas yang di percayakan Pimpinan”.

Sumber: Penrem 091/ASN

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.