UPACARA RUWAT BADUT SINAMPURNA: IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT KABUPATEN PACITAN JAWA TIMUR

UPACARA RUWAT BADUT SINAMPURNA: IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT KABUPATEN PACITAN JAWA TIMUR 

Bakti Sutopo,  Agoes Hendriyanto

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 

Email: bakti080980@yahoo.co.id 

Abstrak 

Upacara adat merupakan salah satu aktvitas budaya yang tak dapat dipisahkan dari masyarakat Jawa. Salah satu upacara adat yang masih dijumpai di tengah-tengah masyarakat Jawa adalah ruwatan. Ruwatan sebagai salah satu upaya masyarakat Jawa menghilangkan berbagai kemalangan yang datang dalam kehidupannya. Penelitian ini berfokus pada upacara adat ruwat Badut Sinampurna dengan tujuan mengungkap upacara Badut Sinampurna sebagai identitas kultural masyarakat Kabupaten Pacitan khususnya yang ada di desa Ploso Kecamatan Tegalombo. Adapun masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bentuk upacara ruwat Badut Sinampurna dan segala aspek upacara ruwat Badut Sinampurna sebagai representasi identitas kultural masyarakat Kabupaten Pacitan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik membaca, observasi, dan wawancara. Adapun Metode analisis data menggunakan teknik analisis data penelitian kualitatif. Penelitian mengungkap bahwa upacara ruwatan Badut Sinampurna merupakan upacara adat yang masih lestari di Desa Ploso Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Upacara tersebut sebagai sarana berdoa pada Yang Kuasa agar masyarakat Desa Ploso terlepas dari berbagai marabahaya sehingga di dalamnya dibacakan doa dan mantra yang mencerminkan harmonisasi dari berbagai sistem kepercayaan yang ada di masyarakat Desa Ploso Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Upacara ruwatan Badut Sinampurna juga berbentuk lakon sehingga mengikuti prosesi upacara tersebut tak ubahnya menikmati suatu lakon. Adapun identitas kultural pada upacara ruwatan Badut Sinampurna menunjukan bahwa masyarakat Desa Ploso Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan sebagai masyarakat agraris, masyarakat simbol, masyarakat yang masih memegang teguh nilai ketimuran. 

Kata kunci: ruwat, adat, identitas, Badut Sinampurna, masyarakat

PROSIDING LENGKAP SEMINAR HASIL PENELITIAN DAN ABDIMAS STKIP PGRI 
PACITAN 2019 
UPACARA RUWAT BADUT SINAMPURNA: IDENTITAS KULTURAL MASYARAKAT KABUPATEN PACITAN JAWA TIMUR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer