Bupati Pacitan; Waspadai Mobilitas Pendatang

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Bupati Indartato minta Kepala Desa dan seluruh perangkat mewaspadai mobilitas pendatang terutama yang berasal dari daerah dengan tingkat penularan covid 19 tinggi. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara penyerahan bantuan masker BKAD, di Desa Sooka,  Kecamatan Punung, Kamis (08/10/2020).

"Saat ini klaster perjalanan mengalami peningkatan cukup banyak", kata Bupati.

Apa yang disampaikan Bupati Pacitan ini cukup beralasan. Data terkini gugus tugas menunjukkan, dari jumlah akumulatif pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 sebanyak 132 kasus, 76 diantaranya diketahui memiliki riwayat perjalanan. Surabaya dan Jakarta Raya menjadi asal penularan terbanyak.

Untuk itu Bupati meminta pemangku wilayah terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mengawasi betul jika ada pendatang diwilayahnya.Tidak hanya kepada orang luar tapi terhadap warganya sendiri yang habis bepergian atau datang dari daerah merah untuk segera melapor.

Mematuhi protokol kesehatan menurut Indartato menjadi cara efektif memutus mata rantai penularan virus covid 19 selama belum ditemukan vaksin. Seluruh komponen harus bersinergi serta memiliki kesadaran bersama untuk mencegah pandemi meluas. Apa yang dilakukan BKAD Kecamatan Punung dengan membagi masker kepada masyarakat menurutnya, sebuah upaya yang sangat membantu dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Ini wujud kepedulian kami BKAD Kecamatan Punung untuk membantu memutus mata rantai penularan covid 19", ungkap Ketua BKAD Kecamatan Punung Eko Wahyudi.

Acara penyerahan bantuan masker BKAD Kecamatan Punung juga dirangkaikan dengan peresmian Pasar Burung Desa Sooka, Kecamatan Punung. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan perwakilan dari Kodim 0801 Pacitan, Asisten Sekda, SKPD terkait dan Camat Punung. (Rizky/Luky/Arif/HumasPacitan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.