DETIK-DETIK MARINIR PERSUASIF BUBARKAN DEMO


https://youtu.be/Xd3bCxfVFlQ

PEWARTA_NUSANTARA || Di tengah pesimisme terhadap pola penanganan aksi-aksi penyampaian aspirasi rakyat di jalanan, selalu saja tersisip peristiwa unik, humanis, dan mengharukan. Hal itu tentunya boleh menjadi lilin penerang yang semestinya dapat membangunkan harapan bagi semua kita dalam membangun peradaban demokrasi bangsa yang baik di masa depan.

Kita masih dapat berharap bahwa Indonesia bakal mampu membangun kehidupan demokrasi yang diayomi, dilindungi, dan dijamin oleh negara melalui pengawalan aparat yang humanis, persuasif, dan penuh persahabatan. Penyampaian aspirasi dan keinginan serta harapan bangsa oleh para mahasiswa, buruh, karyawan, aktivis dan kaum cendekiawan yang peduli terhadap nasib bangsanya merupakan hak azasi manusia yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, yang oleh sebab itu wajib dihormati dan dihargai oleh siapapun juga, termasuk oleh aparat Kepolisian Republik Indonesia.

Dokumentasi video yang dirilis oleh pihak TNI Angkatan Laut ini menjadi salah satu bukti faktual dan aktual bahwa rakyat Indonesia, khususnya mereka yang telah beriklas hati untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasinya, adalah warga rakyat yang sangat sopan, lemah-lembut, penuh pengertian, dan bisa diajak "bicara baik-baik". Tanpa perlu membawa tameng, pentungan, dan gas air mata, terlihat di video ini sejumlah prajurit dari satuan Batalyon Komlek 1 Marinir TNI-AL mengajak para demostran untuk membubarkan diri dengan tertib, aman, dan penuh persahabatan.

Tidak hanya mengajak "bubar jalan", tapi juga para anggota Baret Ungu itu bersama demonstran dengan senang hati bergotong-goyong membersihkan puing-puing bekas bakaran api di lokasi demo. Dari keterangan rilis yang diedarkan ke media, pasukan tentara yang dipimpin Letkol Marinir Nikodemus Balla ini, terlihat sangat akrab membaur bersama warga yang beranjak pulang usai berdemo-ria di sore hari menjelang Magrib pada Selasa, 20 Oktober 2020 kemarin. Sayangnya, tidak dijelaskan secara detail lokasi peristiwa mengharukan itu didokumentasikan.

Melalui video ini, kiranya semua institusi negara, secara khusus jajaran Kepolisian Republik Indonesia, yang diberi tugas untuk mengayomi, melindungi, dan melayani, serta menegakkan hukum, dapat meneladani dan mengadopsi pola penanganan aksi demonstrasi rakyat sebagaimana yang diperlihatkan oleh satuan TNI tersebut. Terima kasih.

Wilson Lalengke

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.