Masjid Apung Pertama di Pacitan, Jawa Timur

 

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Masjid apung adalah masjid yang berada diatas air, biasanya terletak di sungai maupun di laut. Dan Pacitan menjadi salah satu kota yang memiliki Masjid Apung. Masjid Apung ini terletak di antara Desa Kembang dan Desa Ploso tepatnya di Muara Sungai Grindulu Pancer Door.

”Pembuatan Masjid Apung ini dimulai pada satu Rajab 1441 Hijriah atau pada tanggal 2 Maret 2020 dan dalam pembuatannya diadakan Khotmil Quran dan dibarengi doa-doa untuk memperlancar pembangunannya sehingga masjid ini dianggap sebagai masjid yang sakral,” Ungkap Mualimin saat jurnalis wawancara hari Jumat (23/10/2020).

Ide membuat Masjid Apung ini berawal dari gagasan kyai besar Pondok Tremas yaitu Kyai Fuad Habib Dimyathy atau biasa disapa dengan julukan Gus Fuad,” ujar Imam Muhtar (Ketua Ta’mir  Masjid Apung).

Salah seorang pengurus Masjid Apung, Imam Muhtar saat berbincang dengan jurnalis mengatakan bahwa, tujuan dari pembuatan Masjid Apung Ini sebagai tempat ibadah, digunakan untuk sholat 5 waktu dan ketika malam digunakan untuk istighosah maupun sholawatan.

Di setiap tanggal 12 bulan Qomariyah di sini kita mengadakan sholawatan jawa. Kemudian pada malam Sabtu Pahing kita adakan Manakiban,Istighosah, dan Sholawatan. Begitu juga di setiap Hari Jumat selalu kami gunakan untuk Sholat Jumat. Dengan banyaknya kegiatan itu sudah jelas kami tidak mencari sensasi tapi memang tujuannya murni untuk menyebarkan kalimat-kalimat Allah agar kalimat Allah tetap berkumandang di mana pun.

Namun tujuan dari Masjid Apung ini masih belum banyak yang mengetahui, maka tak jarang pengurus Masjid Apung memergoki warga sedang memancing dan memainkan kartu remi. Padahal sudah jelas bahwa tujuan dari pembangunan Masjid Apung ini adalah untuk beribadah bukan untuk hal lainnya. 

Upaya untuk mencegah hal tersebut, pengurus Masjid Apung melakukan tindakan berupa teguran ketika memergoki warga sedang melakukan hal yang dilarang di Masjid Apung dan membuatkan tempat pemancingan sendiri untuk warga yang menginginkan memancing di kawasan tersebut. Dan saat ini tempat pemancingan tersebut masih dalam proses pembuatan. (Diah T.R/Silvi Aulia P/AHY)

 

 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.