Menggenggam Sang Surya; Oleh Arta Mevia Aprianing

 

Menggenggam Sang Surya

 

Hanyalah kegembiraan

Yang terus aku rasakan

Atas terujinya keimanan

Melalui jaman yang edan

Tertatih-tatih kupaksakan

Untuk dapat tetap bertahan

Melalui pahit manisnya cobaan hidup

 

Berjuta-juta cemoohan

Juga hinaan dan makian

Adalah sebuah kenikmatan

Yeng pernah aku telan menta-mentah

 

Dan terus ku hiraukan

Pandangan orang-orang yang merendahkanku

Seolah aku bagai hewan

Rendah tanpa perhiasan

 

Perhiasan dunia fana

Di puja-puja ribuan mata

Mata yang sebenarnya buta

Melihat neraka bagai surga

 

Surge versi mereka

Hanyalah soal foya-foya

Tanpa peduli darimana asalnnya

Yang penting dapat berpesta

 

 Mereka berpesta pora

Aku dirundung sengsara

Bagai tumbal negara

Negara yang kucintai

 

Semestara tengkulak agama

Menjual belikan kavling surga

Ayat-ayat Tuhan dibawa

Memvonisku masuk neraka

 

Tidak masalah jua

Aku berada di neraka

Kuhabiskan karma-karma

Gembira dalam derita

 

Tak perlu aku mengeluh dan juga menyalahkan keadaan

Memang ini sudah suratan

Bagian dari ujian

 

Ujian soal ikhlas,tawakal,berserah diri

Tak meratapi apa yang terjadi

Hanyalah soal menerima

Semua yang telah digariskan

 

Pada akhirnya juga

Aku telah senang

Menggenggam sang surya

Menghapus pekat dunia

 

Akulah atma yang bercahaya

Direstui alam semesta

Menuntaskan cerita lama

Peradaban jaman kaliyuga……

 

(By.  Arta Mevia Aprianing)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.