Kopi Tejo Gembuk Pacitan, Cita Rasa Penuh Makna

 

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Kopi adalah jenis minuman dengan cita rasa yang sangat khas, salah satunya Kopi Tejo. Kopi Tejo merupakan hasil dari kebun kopi masyarakat di timur Kota Pacitan Jawa Timur. Tepatnya di Desa Gembuk, Kebonagung. Kopi ini termasuk jenis kopi robusta yang merupakan salah satu produk yang ada di Desa Gembuk. Kopi Tejo  sebenarnya sudah dirintis sejak tahun 2017, namun karena adanya suatu kendala,Kopi Tejo baru dikenal oleh masyarakat  sejak satu tahun yang lalu.

Menurut penuturan Hasanah,  Warga RT.03 RW.01,  Dusun Krajan Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, 'Kopi Tejo  produk kemasan yang diproses secara tradisional.  Kamis (29/10/2020).

Nama Tejo diambil dari asal mula kopi yang diambil/dipetik langsung dari Kebun Tejo, sehingga dinamakan Kopi Tejo oleh Kades Gembuk  Nugroho Eko Prabowo.

Lebih lanjut Kades Gembuk menjelaskan, “ Kopi Tejo sebenarnya tidak memiliki perbedaan rasa dari kopi lain, namun proses pembuatannya masih tradisional dari memetik kopi dari kebun, kemudian dijemur di bawah sinar matahari langsung hingga kering.

“Pemilihan biji kopi, dislep (proses penghilangan kulit kopi), dicuci hingga bersih kemudian  di goreng mengunakan wingko, setelah itu dibiarkan hingga dingin kemudian ditumbuk mengunakan linggis dan lumpang, dan terakhir proses pengemasan," terang Kades Nugroho.

Selain dikonsumsi oleh masyarakat sendiri, kopi tejo juga sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas. Pemasarannya juga tidak hanya di wilayah Pacitan saja, melainkan sudah memiliki pemasaran di luar kota Pacitan dan toko online.

Kopi Tejo menjadi produk unggulan karena di Desa Gembuk sendiri mayoritas penduduknya memiliki kebun kopi yang sangat luas, sehingga Kepala Desa Gembuk berupaya untuk bisa memproduksi kopi secara mandiri.(Agus Dwi Prayitno/Riska Widyastuti)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.