Warga Kalinusu Brebes Tertular Virus Gotong-Royong dari Satgas TMMD Reguler Brebes

PEWARTA_NUSANTARA || Brebes – Masyarakat Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sudah tertular virus gotong royong yang dibawa anggota Satgas TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes, selama bertugas di desa mereka.

Tampak kepedulian warga Dusun Karanganyar RT. 02 RW. 01, Kalinusu, untuk membantu pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, mengecor rangka besi tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), di titik 210 meter jalan TMMD Reguler 2,2 kilometer, yang membentang dari Dusun Karanganyar menuju Dusun Kedung Kandri, Kalinusu. Selasa (13/10/2020).

Dijelaskan Kepala Desa Kalinusu, Wasid (44), bahwa pihaknya tak mau hanya berpangku tangan ketika ada pihak yang membantu pembangunan di desanya, sehingga secara kesadaran warganya membantu pekerjaan.

“Saya sangat bangga atas kepedulian warga kami saat ini terhadap lingkungannya. Memang program TMMD Reguler telah menyuburkan semangat gotong royong warga kami untuk memajukan desa,” ungkapnya.

Untuk itulah Wasid berharap, setelah TMMD itu selesai 21 Oktober 2020 nanti, semangat gotong royong yang ditularkan Satgas TMMD akan terus terpelihara untuk menunjang pembangunan infrastruktur desa selanjutnya, melalui dana desa.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Brebes dan TNI, karena Desa Kalinusu terpilih menjadi sasaran TMMD Reguler,” tutupnya.

Terpisah disampaikan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi, pembangunan jalan tersebut memang khusus untuk membebaskan seluruh warga Dusun Kedung Kandri yang terisolir puluhan tahun dari segala fasilitas umum.

Sebelumnya, warga Dusun Kedung Kandri harus menyeberangi Kali Pemali dengan perahu/sampan untuk menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan ke pasar terdekat yang ada di wilayah kecamatan tetangganya, yaitu Kecamatan Bantarkawung, dengan membayar ongkos penyeberangan sebesar seribu rupiah per kepala, atau Rp. 2 ribu per sepeda kayuh, dan Rp. 5 ribu untuk setiap satu sepeda motor.

Sementara untuk ke Kantor Balai Desa Kalinusu, setelah menyebrang rakit mereka harus melanjutkan perjalanan darat sejauh 8 kilometer lebih (45 menit lebih), dengan melewati sejumlah desa di wilayah kecamatan tetangganya itu, kemudian ke wilayah Kecamatan Bumiayu, hingga akhirnya sampai tujuan.

Kini dengan jalan yang benar-benar baru itu, ke kantor desa hanya 8-10 menit dari Dusun Kedung Kandri. Sedangkan bagi warga Desa Kalinusu umumnya, jalan itu sangat bermanfaat bagi pengoptimalan sektor pertanian, karena akan memudahkan dan memurahkan ongkos pengangkutan hasil panen.

“Sementara di kegiatan non fisik TMMD yang berupa penyuluhan, sosialisasi dan juga pelatihan, diharapkan akan meningkatkan kesadaran warga setempat terhadap bela negara, dimana salah satunya adalah jiwa gotong-royong untuk memajukan desanya,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam tahap awal ini, Dishub Brebes akan memasang lampu solar cell LED di 5 titik di jalan TMMD selebar 4-6 meter itu, dengan interval jarak 70 meter dari titik nol/pertama, di samping Lapangan Sepakbola Kalinusu. (Dar/Aan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer