300 Sambungan Listrik Gratis Untuk Masyarakat Miskin


PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Khotijah hanya bisa menangis haru menyaksikan rumah sederhananya akhirnya memiliki sambungan listrik mandiri. Bertahun tahun, janda paruh baya warga Dusun Sabrang Desa Sedayu itu terpaksa numpang untuk sekedar menikmati jaringan listrik dari mushola setempat. Maklum, Khotijah termasuk keluarga miskin yang kesulitan membiayai sendiri pemasangan listrik.

Beruntung, ada program PLN Virtual Charity Run and Ride yang memberikan peluang bagi Khotijah serta keluarga senasib lainya untuk dapat memiliki jaringan listrik mandiri secara gratis. Langkah perusahaan listrik negara ini merupakan upaya meningkatkan rasio elektrifikasi (RE) agar semua masyarakat dapat menikmati aliran listrik.

“Selain bantuan 300 sambungan gratis kita juga akan melakukan penyambungan kebeberapa rumah lain sekitar 200 sambungan”, kata General Manager UID Jatim Nyoman Astawa saat penyalaan simbolis listrik program PLN Virtual Charity Run and Ride di Desa Sedayu Kecamatan Arjosari, Selasa (17/11/2020).

Disaksikan Bupati Indartato beserta Forkopimda, peresmian bantuan listrik gratis program PLN Virtual Charity Run and Ride simbolis dilakukan di rumah Ginen dan Khotijah. Selain keduanya, masih ada 15 keluarga lain di Desa Sedayu yang juga mendapatkan program serupa. Sedangkan total keseluruhan untuk Kabupaten Pacitan sebanyak 300 unit sambungan.

Menurut Nyoman Astawa, tidak semua masyarakat dapat menerima bantuan ini. Namun, hanya warga miskin atau rentan miskin dan tercatat pada basis data terpadu kementerian sosial. Pelanggan inilah yang masuk kriteria untuk menerima bantuan listrik gratis sambungan 450 VA maupun 900 VA RI subsidi.

Senada, Bupati Pacitan Indartato sangat mengapresiasi program PLN Virtual Charity Run and Ride ini. Terlebih, masih ada sebagian warganya yang belum memiliki sambungan listrik sendiri dirumahnya. Jumlah menurutnya, rasio elektifikasi (RE) Kabupaten Pacitan sampai saat ini baru mencapai 94,26 persen.

“Kita berharap rasio elektrifikasi Pacitan dalam satu dua tahun kedepan dapat mencapai 100 persen artinya semua sudah dapat memiliki sambungan listrik sendiri”, ungkapnya. (Rizky/Luky/Arif/Danang/HumasPacitan)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.