Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan Menghadirkan Kethek Ogleng Pacitan di Klayar

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan mengundang Kesenian daerah Pacitan dalam hal ini pertunjukan kethek Ogleng Pacitan, untuk kegiatan  "Atraksi Wisata Destinasi Wisata di Kabupaten Pacitan, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan" yang di Pantai Klayar, sebagai komitmen Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan untuk tetap patuhi protokol kesehatan di tempat wisata untuk menjamin wisatawan yang datang. 

Kegiatan menampilkan kesenian  kethek Ogleng Pacitan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2019, menunjukan kepedulian Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan saat pandemi masih peduli terhadap keberadaan Kesenian Daerah Pacitan dan sekaligus sebagai aset nasional WBTB 2020.  Kegiatan di Pantai Klayar, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Minggu 1 Nopember 2020.

Pada saat itu hadir menyaksikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan, T. Andi Faliandra kepada jurnalis,  hari ini merupakan hari terakhir liburan panjang 5 hari.  Seluruh Destinasi Wisata di Pacitan telah di buka untuk umum dengan menjalin kerjasama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Pacitan melalui  proses yang panjang dan tidak instan.  Untuk tempat wisata di Pacitan untuk dibuka seperti hari ini melalui beberapa tahapan yang harus dilalui yaitu simulasi, pra uji coba, dan tahapan uji coba. 

Alhamdulillah untuk keseluruhan tempat wisata di Pacitan telah dibuka untuk wisatawan umum.  Hari ini cukup ramai secera keseluruhan kita bisa melaksaanakan secara terpadu dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Pacitan terutama berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata di Pacitan.

Berasarkan pantauan  hari ini untuk kunjungan di Klayar untuk hari biasa sebelum covid-19 rata-rata di atas 7000 ribu.  Namun hari ini dengan Protokol Kesehatan jumlah pengunjung  2650 oarang hari ini Minggu (01/11/2020) jam 13.00 WIB.   Persebarannya kunjungan belum merata terutama terlihat di Goa Gong yang merupakan destinasi wisata kedua pengunjung terbanyak di Pacitan hari ini yterpantau jumlah kunjungan di bawah 100.  Jika kita melihat prosentase  jauh dari normal.

Untuk destinasi tempat wisata di Pacitan sekali lagi Andi menyampaikan sudah 100 persent sudah di buka  untuk wisatawan dari luar.  Alhamdulillah dengan tahapan yang telah dijalani tempat wisata di Pacitan sebagai model penanganan tempat wisata saat pandemic Covid-19.  

"Mengajarkan tidak  insan melalui  pra simulasi, simulasi, uji coba.  Kesadaran teman-teman khususnya yang trelibat dalam pariwisata dengan memberikan  pelayanan protokol kesehatan kepada wisatawan cukup baik, " jawab Andi.

Terobosan untuk pulih dari pandemi Covid-19 dengan ikut berbagai pameran mulai Bulan September-Oktober 2020, di kawananJjateng dan Yogya dalam rangka  memberitahukan kesiapan Tempat Wisata Pacitan berkaitan dengan semua sarana prasarana mematuhi anjuan protokol kesehatan.  Selain itu juga meyakinkan kepada wisatawan melalui pameran bahwa Kabupaten Pacitan telah melakukan pelatihan khususnya peningkatan  sumberdaya yang menerapkan protokol kesehatan.  Sehingga wisatawan luar akan yakin akan keamanan kesehatan di desitinasi wisata di Pacitan.  Hal ini akan berdampak terhadap wisatawan

"Selain itu juga dengan memperbanyak informasi protokol kesehatan kepada wisatawan luar melalui facebook, istagram dan group-group WhatsApp.  Alhamdulilllah perdampak baik.  Era covid melaksanakan pelatihan sumberdaya pramuwisata, pedagang, hotel, restauran melakukan pelatihan dalam rangka meyakinkan protokol kesehatan pada sisi mereka harus diterapkan, " jawab Kadispora Pacitan.


Kadis Disparpora Pacitan, menghimbau kepada wisatawan yang hadir di Pacitan, terima kasih dan perasaan senang wisatawan memilih berwisata  di Pacitan.  Kami meyakinkan kepada wisatawan kami akan melakukan pelayanan khususnya penerapan  protokol kesehatan.  Kepada para pengusaha yang bergerak dalam bidang perdagangan, restoran, pemilik hotel, angkutan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, untuk meyakinkan  wisatawan yang berkunjung di tempat wisata di Pacitan  bahwa tempat wisata di Pacitan aman dikunjungi.

Berdasarkan hasil wawancara dari salah satu pengunjung yang biasa di panggil Pak Dhe seorang penggiat sosial media yang berasal dari Surakarta yang telah berkali-kali mengunjungi Pantai Klayar jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung  Hari ini terkahir liburan panjang 1 Nopember 2020 dilihat masih  belum normal seperti sebelum adanya Covid-19 pada Bulan Pebruari 2020 yang dilihat dari plat mobil yang masuk baru dari sekitar Kabupaten Pacitan.  Hal ini berkaitan dengan adanya wabah Covid-19 yang masih menjadi kendala masyarakat.  

Pak Dhe memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah yaitu berkaitan dengan masih kurangnya rambu-rambu jalan yang menunjukkan ke arah tempat wisata di Pacitan.  Untuk jalan setelah masuk perbatasan Kabupaten Pacitan jalan mulus dan lebar memanjakan wisatawan yang datang ke Pacitan.


Pak Dhe juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pacitan saat pandemi masih peduli terhadap pelestarian dan pengembangan Seni Asli Pacitan yaitu Kethek Ogleng Pacitan. Protokol kesehatan diterapkan terutama di Pantai Klayar Pacitan.  Pak Dhe berjanji akan menyebarluarkan informasi kesiapan Pantai Klayar dalam menerima wisatawan dari Luar Pacitan dengan protokol kesehatan.  Sehingga wisatawan yang berkunjung di Pantai Klayar tidak usah ragu, disebabkan pelaksanaan protokol kesehatan semua yang terlibat di Pantai Klayar.

"Pertunjukan Seni Kethek Ogleng Pacitan sebenarnya sebelum pandemi Covid-19 telah melaksanakan Road show di objek wisata di Pacitan tahun 2019.  Karena pandemi covid-19 akhirnya semua kegiatan berhenti total, " ujar Bakti Sutopo Pemerhati seni Budaya Pacitan.  

Sukisno dari Sanggar Condro Wanoro, pertunjukan ini merupakan kali pertama saat pandemi covid-19.  Semoga Covid-19 segera berlalu kita bisa melaksnakan kegiatan terutama seni dan budaya seperti sedia kala.

Jurnalis mengamati karena pandemi pemain Seni Kethek Ogleng jarang untuk tampil sehingga tensi latihan berkurang disebabkan harus berada di rumah.  Oleh sebab itu penampilan kali ini di Klayar untuk menjaga eksistensi Kethek Ogleng Pacitan sebagai salah satu identitas budaya di Kabupaten Pacitan.  

Semoga sinergisitas antara Seni dan Budaya dengan wisata di Pacitan akan senantiasa terjalin. Semoga Covid-19 segera berakhir.  Sukses selalu.




 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.