Jelang Penghujung Tahun, Volume Pengiriman SBW Capai 917 Kilogram

PEWARTA_NUSANTARA || Kendari - Seakan tidak pernah menurun, Sarang Burung Walet (SBW) masih menjadi salah satu primadona produk pertanian yang bernilai tinggi.

Karantina Pertanian Kendari mencatat frekuensi pengeluaran SBW dari Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2020 sebanyak 95 kali dengan volume mencapai 917 kg.  Nilai jualnya mencapai Rp 11 miliar rupiah.

Jakarta menjadi kota tujuan favorit pengiriman SBW dari Kendari.  Disusul oleh Batam, kemudian Samarinda. 

 
 
Pelaku usaha mengaku belum akan mengekspor langsung karena saat ini masih dalam tahap pengembangan rumah walet.  Setelah itu baru akan membuka rumah pemrosesan agar  Memenuhi persyaratan kualitas ekspor. Pejabat Karantina Kendari menyertifikasi SBW tujuan Jakarta.

Pemeriksaan meliputi kesesuaian jenis dan jumlah media pembawa serta kelayakan kemasan.  "Sarang Burung Walet sebanyak 17 kg dengan kemasan plastik dalam keadaan kering.  Tidak tercemar kontaminan, dan layak diberangkatkan ke Jakarta," tutur Akbar pejabat Karantina Pertanian Kendari, Sabtu (7/11/2020).

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, pengiriman SBW keluar Kendari mengalami kenaikan.  Frekuensi pengiriman mengalami kenaikan hingga 30% dan kenaikan volume mencapai 13%. Hal ini menjadi perhatian Karantina Pertanian Kendari untuk mendukung pelaku usaha dalam persiapan untuk meningkatkan kualitas produksi SBW agar dapat bersaing di pasar internasional.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.