KENALKAN BUDAYA JAWA PADA ANAK PAPUA, SATGAS YONIF MR 413 KOSTRAD BERIKAN BAJU BATIK SOLO

PEWARTA_NUSANTARA || JAYAPURA - Bertempat di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yetti memperkenalkan budaya Pulau Jawa kepada anak-anak Papua dengan memberikan baju batik Khas Solo.

Hal tersebut diungkapkan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami,  Kota Jayapura. Kamis (05/11).

Dansatgas menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan Pos Yetti tersebut merupakan cara memperkenalkan salah satu budaya Indonesia kepada anak-anak di Perbatasan RI-PNG. "Memang sudah kami siapkan sebelumnya untuk memberikan baju batik kepada anak-anak Papua. Hal Ini salah satu upaya memperkenalkan kepada mereka akan kekayaan budaya yang kita miliki," ucap Anggun.

"Selain kepada anak-anak, kita juga memberikan transformasi kebudayaan yang kita miliki kepada masyarakat dewasa lainnya dan tidak harus pengguna batik itu berasal dari Jawa saja, melainkan semua warga Negara Indonesia bisa memakainya. Kita patut bersyukur memiliki budaya yang begitu kaya dan semoga tetap lestari," tambahnya.

Dikatakan oleh Mama Natalie (34), Salah satu dari orang tua anak-anak yang mendapatkan baju batik bahwa putrinya semakin terlihat cantik setelah menggunakan baju tersebut. "Eliza (5) terlihat cantik setelah pakai baju batik. Terima kasih banyak atas pemberian baju batik ini, semoga Bapak Satgas selalu diberikan kesehatan dan keselamatan," tandas Natalie.

Autentikasi Pensatgas Yonif MR 413 Kostrad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer