Pelayanan Kesehatan Sepenuh Hati, Satgas Yonif 642 Kapuas Kembali Terima 3 Pucuk Senjata Api Rakitan

 

PEWARTA_NUSANTARA || Sanggau, Kalbar - Masih dalam rangka Peringatan Hari Juang Kartika, Dokter Satgas Yonif 642/Kps bersama Tim Kesehatan Pos Bantan memberikan Pelayanan Kesehatan berupa Khitanan gratis secara door to door di Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Dari kegiatan tersebut kemudian 3 orang warga secara suka rela menyerahkan tiga pucuk senjata rakitan laras panjang yang terdiri dari 2 pucuk senjata api rakitan jenis Bowman/Penabur dan 1 pucuk senjata api rakitan jenis Lantak kepada Personel Pos Bantan Satgas Pamtas Yonif 642/Kps.

Kegiatan tersebut dijelaskan dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Komandan Satgas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau. Jumat, (18/12/20).

Dansatgas menjelaskan penyerahan senjata api rakitan tersebut terjadi setelah Personel Satgas dalam hal ini Pos Bantan yang sudah sering memberikan pelayanan kesehatan gratis secara door to door, kemudian pada saat melaksanakan Khitanan Gratis yang dilakukan tim kesehatan Yonif 642/Kps kepada Warga Dusun Bantan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika, tiga orang warga Dusun Bantan tersebut mendatangi Pos Bantan untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya.

"Pada kegiatan bakti sosial kitanan gratis door to door tersebut terdapat 4 orang anak warga Dusun Bantan yang ikut. Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari komunikasi sosial tersebut kita berikan juga penyuluhan dan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan senjata api rakitan, dengan harapan warga sadar akan bahaya memiliki senjata api tanpa izin seperti yang dilakukan warga Dusun Bantan ini," terang Dansatgas melalui rilisnya.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah sadar akan bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin dengan menyerahkan senjata miliknya kepada kami. Mereka menyerahkan senjata rakitan ini secara sukarela dan tanpa paksaan, sehingga membantu aparat dalam mencegah bahaya yang ditimbulkan dari kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa izin," tutup Letkol Inf Alim Mustofa.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.