Eyang Uti Mileneal Gowes Telusuri Rute Banyunibo, Sleman


PEWARTA_NUSANTARA || SLEMAN - Eyang Uti mileneal dengan 7 cucu selalu energik di usia di atas 47 tahun namun tetap semangat, ceria dan selalu bahagia.  Ternyata tips agar awet muda selalu melakukan aktifitasnya dengan keceriaan dan bahagian.  Rute gowes sekitar 16,4 km menjadi santapan tiap minggunya dengan rute Candi Banyunibo, kemudian mengarah ke Keraton Ratu Boko.  Letak Candi Banyunibo berada di sebelah selatan Dusun Cepit, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

"Kecamatan Prambanan dengan eksotika pemandangan menjadi lokasi wisata sejak lama.  Untuk lokasi di Banyunibo disediakan lokasi parkir. Yusi biasa dipanggil dengan sebutan dan gaya emak-emak mileneal  menjadi menu rutin "gowes" dengan  jarak 16,4 km sudah membuat energi terkuras," tutur Yusi nama lengkapnya Yusana Sasanti Dadtun, S.S.,M.Hum kepada jurnalis, Minggu (24/1/2021). 

Namun moto Eyang Uti Mileneal satu ini sederhana yaitu  olah raga sambil piknik, hati bahagia, sehat, dan  awet muda.  Hal ini terlihat jelas dari kesehariannya yang selalu ceria walaupun Senin kembali bekerja sebagai Dosen Prodi Sejarah, FIB UNS Surakarta sambil membawa buku hasil berburunya di "Taman Pintar Jogya" sebagai bekal untuk segera menyelesaikan proposal Desertasinya di Kampus tercinta UNS Surakarta. 

Emak-emak satu ini dengan aktifitasnya yang sedemikian sibuknya selalu berbakti pada suami tercinta  Sidik Sutanto, pensiunan guru yang sekarang menjadi wasit international catur khusus Difabel (B1 Buta Total) dan B2( Buta Remang-remang) dengan tantangan yang luar biasa sulitnya.    

Event yang ditangani suaminya bukan event biasa namun yang baru saja dilaksanakan yaitu sebagai Wasit di Pekan Paralimpic Pelajar Indonesia. Untuk event  PON Papua karena adanya pandemi Covid-19 belum jelas kapan dilaksakannya, " jawab Yusi.   (AHy)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer