Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik, Upaya Kodim Sintang Bantu Ekonomi Petani

 

PEWARTA_NUSANTARA || Sintang - Sebagai upaya untuk membantu mengatasi ekonomi petani di masa pandemi. Kodim 1205/Sintang menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik kepada perwakilan Babinsa jajaran Kodim Sintang, yang dilaksanakan di Eks lapangan terbang Kapuas Kanan Hulu, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Perlu diketahui, dalam kegiatan tersebut Kodim 1205/Stg menggandeng Dinak Pertanian Kab. Sintang. Sedang pemateri pembuatan pupuk organik dari tim Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Sintang Rusriwati dan  Rismanto.

Penyuluhan pembuatan pupuk organik dilaksanakan mengingat harga pupuk sangat tinggi dipasaran. Melihat kondisi  banyaknya masyarakat tidak mampu untuk membeli pupuk, sehingga  hanya menanam sebagian dari lahan yang dimiliki.

Demikian disampaikan Dandim 1205/Sintang, Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan, di Makodim 1205/Sintang, Jalan Ksatria, Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang. Pada Sabtu (16/1) kemarin.
 
Dikatakan juga, bahwa bahan-bahan pembuatan pupuk organik tersebut diantaranya POC (pupuk organik cair), eco emzyme, biochar dan pestisida nabati.

"Keempat pupuk tersebut adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti arang, serabut kelapa, air kelapa, dedaunan, Em-4 (bakteri baik buat pertumbuhan tanaman), dan tebu. Prosesnya di fermentasi setelah 1 minggu baru bisa kita gunakan," jelas Dandim.

Lanjutnya mengatakan, pupuk ini bisa kita gunakan pada tanaman dan tumbuhan padi, sayuran - sayuran dan tumbuhan lainnya. Hal ini adalah suatu yang bisa menguntungkan bagi petani dengan biaya yang sangat murah meriah.

Dandim juga memberikan motivasi kepada para Babinsa untuk mengajak masyarakat memanfaatkan alam sekitar. Berikan ilmu yang telah dikuasai supaya bermanfaat bagi orang banyak, bahan dari pada pupuk ini dapat kita temukan di sekeliling kita  dan kita tidak perlu mengeluarkan biaya banyak.

"Manfaatkan serta serap betul - betul ilmu yang didapat dari penyuluhan hari ini," pungkas Dandim. (Pendam XII/Tpr)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer