JANGKRIK GENGGONG SIDOMULYO, NGADIROJO, PACITAN

  

UPACARA JANGKRIK GENGGONG

 Agoeshendriyanto (1), Bakti Sutopo (2)

Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif dengan mengumpulkan bukti-bukti otentik di lapangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui nilai filosofis dan nilai kearifan lokal yang terkandung dalam upacara jangkrik genggong.  Hasil penelitian Upacara Jangkrik Genggong  dianggap sebagai ritual sedekah bumi yang berkaitan dengan mitos penguasa laut selatan. 

 

Upacara ini dilaksanakan setiap tahun jatuh pada Bulan Selo atau Lungkang untuk penanggalan Jawa. Sedangkan untuk tahun Hijriah jatuh pada  Bulan Zulkaidah atau bulan kesebalas. Upacara dimulai dari siang hingga malam hari, dengan hidangan ikan kakap merah.  

 

Pada puncak acara di malam hari, dilaksanakan seni tayub.  Setiap upacara terdapat duplikat ikan kakap merah yang diarak oleh perjaka berpakaian adat Jawa. Gending pengiringnya Jangkrik Genggong dengan tarian Minoagung. 

 

Upacara adat ini sebagai bagian ritual masyarakat yang memiliki fungsi sosial sebagai sarana untuk mengatur dan menstabilkan kehidupan dalam sistem masyarakat nelayan khususnya bagi anak-anak muda yang telah dewasa untuk mempersiapkan diri pergi ke laut agar diberikan kemudahan dan keselamatan. Sedangkan nilai kearifan lokal   sebagai berikut; Sedangkan nilai kearifan lokal sebagai berikut; nilai religi, nilai sosial kemasyarakatan, nilai seni, nilai budaya, nilai ekonomi, nilai estetis.

 

Kata Kunci: Jangkrik Genggong, Nilai Kearifan lokal

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer