"Pose in Wong Kampoeng Contemporary Galery", By Andrik Purwasito

 

PEWARTA_NUSANTARA || Prof.Dr. H. Andrik Purwasito, D.E.A Guru Besar UNS dengan multitalenta.  Selain sebagai pakar komunikasi beliau juga sebagai pelukis, dalang, serta seorang Fotografer profesional.   

Lahir di Trenggalek, Jawa Timur, 13 Agustus 1957; umur 63 tahun) merupakan seorang guru besar dalam bidang Ilmu Komunikasi Lintas Budaya di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ia juga ahli dalam bidang Kajian Budaya dan Hubungan Internasional. Beliau dikenal sebagai pengarang sastra Jawa modern dan sastra Indonesia, menulis puisi, juga melukis (setelah bergabung di Sekolah Tinggi Seni Rupa ASRI sejak 1980), ia juga Dalang wayang kulit dengan nama beken Ki Ageng Guru. 

  

Sejak kecil beliau sudah mendalang wayang kulit, lalu SMA aktif menulis puisi jawa dan cerpen dalam bahasa Jawa modern dan juga bermain teater. Puisi Jawa di muat pertama di Majalah Jaya Baya pada tahun 1972. Beliau memenangkan berbagai lomba, antara lain, penulisan puisi juara ke III nasional (1985), penulisan cerpen dan juara pertama penulisan sandiwara radio tingkat nasional (1985), dan penulisan Kritik Sastra Nasional juara Harapan I (1985), dan masih banyak karya lainnya. 

 

Dalam bidang seni drama, beliau menjadi pemain pria terbaik (The Best Actor) dalam festival drama, Juara dan pemenang Piala Kirjomulyo di Yogyakarta (1985). Dalam bidang akademik, kelulusan terbaik program Studi Hubungan Internasional (1979), dosen teladan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik dan Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Karya lukisan Prof. Dr.Andrik Purwasito dipajang di "Wong kampoeng Contemporary Galery" Karanganyar, Jawa Tengah sebagai tempat  Prof Andrik untuk mengabadikan salah satu mahasiswa S3 Kajian Budaya UNS yang juga seorang Dosen Program Studi Sejarah, FIB UNS biasa dipanggil Yusi, Sabtu (23/1/2021).

 
 
Jika kita melihat karya spontanitas Prof Andrik Purwasito dalam mengabadikan model, bak photografer profesional.  Fotografer berhasil untuk memotret model dengan latar belakang karya lukisan Andrik Purwasito dengan mengandung sebuah cerita. Ada sebuah cerita dalam pose model dengan memalingkan muka, mungkin ada sebuah pekerjaan yang harus segera diselesaikan yaitu menulis Desertasi.  
 
Walaupun terkesan sederhana namun ada sebuah arti dalam karya photografer tersebut.  Apalagi sang model, seorang Dosen FIB UNS  dengan senyuman tipisnyayang khas membuat suatu yang sederhana menjadi luar biasa dengan latar belakang karya lukisan Sang Fotografer Andrik Purwasito yang fenomenal.   Salah satu cara untuk berkreasi dalam masa pandemi Covid-19.  

Wanita tegar dengan hoby gowes namun dengan sepeda motor Solo-Yogya tiap hari Sabtu ini dengan nama lengkap Yusana Sasanti Dadtun, S.S.,M.Hum gelar mentereng yang sebentar lagi segera menyandang geler Doktor Kajian Budaya.  Semoga sosoknya menjadi inspirasi bagi mahasiswa ataupun generasi muda lainnya.

Fotografer: Prof. Dr.Andrik Purawasito, D.E.A
Model: Yusi 
Penulis: AHy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer