Rapat Pleno Komite Madrasah Aliyah Negeri Pacitan Tahun 2020/2021

 

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Rapat Pleno Komite MAN Pacitan, dengan mengundang perwakilan dari kelas X , XI, dan XII dengan dihadiri oleh Sepuluh  Anggota Komite MAN Pacitan, Kepala Sekolah MAN Pacitan, Guru, dan Staf di MAN Pacitan, yang diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan, yang dilaksanakan di Aula MAN Pacitan,  Sabtu (16/01/2021).

Acara dipandu oleh pembawa acara, dengan diawali dengan pembukaan kemudian lantunan ayat suci Al Qur’an.  Kemudian dilanjutkan dengan ucapan selamat datang dari Kepala Sekolah MAN Pacitan Sugiyatno, M.Pd.I.  Kepala sekolah memaparkan bahwa rapat pleno hari ini sebelumnya telah diawali dengan rapat-rapat dengan Komite Sekolah sudah berlangsung mulai Bulan Nopember 2020.  Karena adanya Pandemi Covid-19 musyawarah dengan Komite berulangkali dilakukan refisi dan  diskusi yang sangat panjang.  Alhamdulillah hari ini bisa realisasi untuk rapat pleno dengan wali siswa.

Rencana Kerja Anggaran Madrasah (RKAM) untuk tahun 2020/2021 berjumlah Rp.2.124.178.611,- dengan rincian bersumber dari;

  1. BOS Rp. 1.327.766.00,-  
  2. SOM berjumlah Rp. 634.412.611,- dikurangi Saldo 2019/2020 Rp. 148.706.611, sehingga total Rp. 485.706.000,-
  3.  BPOPP Rp.162.000.000,-

Sugiyatno menjelaskan," bahwa untuk tahun anggaran tahun ini karena Pandemi Covid-19 banyak kegiatan yang tidak bisa berjalan.  Namun untuk pembelajaran masih tetap berlangsung dan aktifitas belajar mengajar di sekolah masih berlanjut.  Dana BOS tidak bisa untuk memenuhi khususnya untuk Honorarium PTT dan GTT.  Keperluan tersebut bisa dipenuhi dengan sumbangan kepada orang tua siswa yang totalnya sebesar Rp. 634.412.611,- .  Untuk saldo tahun 2019/2020 sebesar 148.706.611, sehingga total Rp. 485.706.000,-."


Lebih lanjut Sugiyatno juga menjelaskan bahwa untuk tahun 2020/2021 akan diberikan reward berupa computer atau perangkat elektronikmlainnya sebagai penyemangat bagi kelas XII yang mempunyai nilai tertinggi.  Selain itu juga berterima kasih kepada Orang Tua Siswa untuk sumbangan tahun lalu bisa diguanakan salah satunya untuk membeli Mobil Innova walaupun bekas namun masih bagus yang bisa digunakan untuk Tugas Dinas di Luar Kota.  Perlu diketahui untuk tugas luar kota anggaran dari pemerintah sangat minim sehingga perlu minta sumbangan dari orang tua siswa.
 

Rincian Reward Siswa Berprestasi yang diambilkan dari dana SOM sebagai berikut: 1)  Nilai Ujian Tertinggi 1 (IPA, IPS, AGAMA) sebesar Rp. 15.000.000,- ;  2) Nilai Ujian Tertinggi 2 (IPA, IPS, AGAMA) sebesar Rp. 9.000.000,-; 3) Nilai Ujian Tertinggi 3 (IPA, IPS, AGAMA) sebesar Rp. 4.500.000,-

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komite Badrul Amali, S.H., M.H.,C.L.A jika kita melihat dari rencana anggaran yang telah berualngkali di refisi pihak sekolah untuk ajuan kali ini dianggap sudah bisa mewakili dari aspirasi khususnya Komite MAN.  Kesempatan yang baik ini marilah kita menyamakan persepsi untuk kemajuan MAN Pacitan.  Jika melihat komposisi antara BOS dan SOM, SOM lebih rendah jika dibandingkan dengan BOS. 

Ketua Komite dengan melihat dari jumlah besaran Rp. 485.706.000,- tersebut itu sangat layak jika dikatakan sumbangan bukan suatu pungutan.  Komite dari awal telah mewanti-wanti pihak sekolah untuk menggunakan anggaran sesuai dengan urgensinya.  Selain itu juga jangan sampai membuat Rancangan Anggaran untuk SOM atau Sumbangan Orang Tua lebih besar dari dana bantuan dari Pemerintah atau BOS.  Hal ini yang mendasari Komite untuk komitmen untuk mengelola uang orang tua murid untuk dipergunakan untuk hal-hal yang urgen yang tidak bisa dibiaya oleh BOS.  

Ketua Komite Badrul Amali, S.H., M.H.,C.L.A, menegaskan penggunaan sumbangan dari orang tua hanya dipergunakan untuk kegiatan siswa dan Guru DTT dan PTT yang tidak bisa dipenuhi dari BOS, serta kegiatan ekstra, lomba-lomba, dan pemberian reward kepada siswa berprestasi.  

Setelah selesai memberikan sambutan dilanjutkan dengan rapat pleno yang dipandu oleh Sekretaris Komite MAN Pacitan Khusnul, M.Pd.  Kemudian sekretaris Komite memandu acara diskusi dengan orang tua siswa.  Masing-masing perwakilan siswa diberikan hak suaranya.  Kemudian dari beberapa pertanyaan dan saran siswa kemudian dijawab dan disimpulkan sebagai berikut.

Untuk tahun anggaran ini bagi siswa  / siswi kelas XII yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri akan didata dan diarahkan serta dibimbing disediakan anggaran Rp.8.000.000,- serta dana dari BOS yang diperuntukan untuk siswa. 

“Pada akhir rapat disepakati bahwa sumbangan minimal Rp. 530.000,- .  Nilai itu merupakaan batas minimal dari besaran sumbangan kepada MAN Pacitan yang nanti akan ada edaran kepada orang tua siswa yang sekarang masih diproses.  Mekanisme pembayaran segera akan diberitahukan kepada orang tua siswa beserta  mekanisme pembayarannya,” jelas sekretaris Komite . 

Kemudian disepakati bagi siswa yang masih menunggak angsuran tahun 2019/2020 juga akan diberikan edaran untuk segera membayar.  Hal ini demi untuk MAN Pacitan lebih baik lagi bisa mencetak generasi unggul Pacitan.

Setelah diterima Laporan Pertanggungjawaban 2019/2020, disepakati Rancangan Anggaran Madrasah 2020/2021 serta mekanisme, dilanjutkan dengan  tanda tangan berita acara yang ditandatangani oleh seluruh perwakilan dari orang tua siswa kelas X, XI, XII.  Diakhir acara Khusnul sebagai Sekretaris Komite mewakili Komite MAN Pacitan mengucapkan terima kasih, dan Alhamdulillah terlaksananya Rapat Pleno Komite Madrasah Aliyah Negeri Pacitan 2020/2021. 

"Semoga acara Rapat Pleno Komite Madrasah hari ini bisa menjadikan Madrasah Aliyah Negeri menjadi Sekolah Unggulan di Kabupaten Pacitan.  Semakin banyak manusia unggul yang dihasilkan dari didikan di MAN  Pacitan.  Semoga  Alumni MAN yang telah sukses dan berhasil di bidangnya masing-masing bisa memotivasi anak didik yang sedang menyelesaikan studinya di Madrasah Aliyah Negeri Pacitan, "pungkas Khusnul menutup rapat pleno komite 2020/2021. (AHy)


 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.