Satpol PP Kota Semarang Jalankan Tugas, Diharapkan Semua Pihak Legowo

PEWARTA_NUSANTARA || Semarang -  Seperti yang telah dilansir oleh media- media online ternama di Jawa Tengah, dalam waktu 7 × 24 jam sejak dilakukan penyegelan pada Senin, 1 Februari 2021 lalu, bangunan di lahan Cebolok 5A dan 5B yang belum dibongkar secara mandiri, akan dibongkar oleh Satpol PP Kota Semarang.  

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang mengatakan hal itu sesuai dengan surat rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh dari Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang sebagai surat perintah jalan/penugasan Satpol-PP untuk menjalankan tugas tersebut.

“Sebenarnya, perintah penyegelan kemarin sudah kami terima surat rekomendasinya tanggal 15 Januari 2021 lalu. Tapi karena ada beberapa pertimbangan, maksudnya siapa tahu warga yang sudah menerima tali asih itu beritikad baik untuk melakukan pembongkaran mandiri, "tegasnya.

Fajar Purwoto mengharapkan warga yang telah mendapatkan tali asih untk melakukan pembongkaran.  "Kami berharap agar semua pihak legowo, terutama warga yang sudah mendapatkan tali asih setelah dilakukan mediasi sengketa lahan oleh berbagai pihak, " tambahnya.

Dalam pelaksanaan pembongkaran nanti, jika ada perlawanan dari oknum- oknum yang akan menimbulkan keributan serta tidak bertanggungjawab serta terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan maka akan diselesaikan dengan jalur hukum.

"Saya rasa apabila sudah terjadi kesepakatan tali asih dan pihak kami sudah memberikan kesempatan untuk bongkar secara mandiri, ya jangan sampai merasa tidak adil jika nanti dibongkar oleh anggota kami," pungkasnya. (Tim)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.