Upaya Kodam V/Brawijaya Dalam Pengendalian Covid-19

 

PEWARTA_NUSANTARA || Setelah kemarin (20/2), melakukan tugasnya di Posko PPKM berskala mikro di Desa Ngale, Kec. Pilangkenceng, Kab. Madiun, kini pagi ini Tim Penilai dari Kodam V/Brawijaya melanjutkan tugasnya dengan meninjau Posko yang sama di Desa Truneng, Kec. Sukomoro, Kab. Magetan.

Dengan dipimpin oleh Waaster, Letkol Inf Adiarso, A.Md., mereka melakukan tugas penilaiannya terkait keberadaan Posko PPKM berskala mikro yang terdapat di wilayah Kodam V/Brawijaya.

Seperti di Desa Ngale, mereka juga turut didampingi oleh Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Waris Ari Nugroho, S.E., M.Si. bersama Forkopimda setempat.

Dalam momen sambutannya, Danrem menyambut baik adanya kegiatan yang dilakukan tersebut. Menurutnya hal itu merupakan salah satu upaya dari Kodam V/Brawijaya guna melaksanakan beberapa metode dalam pengendalian Covid-19.

Dikatakannya, sesuai arahan Gubernur, Khofifah Indar Parawansa, jika pelaksanaan PPKM skala mikro di Jatim telah mampu memberikan hasil positif dengan menurunnya angka positif Covid-19.

"Tentunya hasil yang baik ini tidak luput dari peran pemerintah daerah dan dibantu oleh TNI/Polri, dalam hal ini Kodim dan Polres," ungkapnya di Posko PPMK skala mikro Desa Truneng, Minggu (21/2/2021).

Sementara itu, Letkol Inf Adiarso menerangkan bahwa, pemberlakuan PPKM berskala mikro yang dilaksanakan harus mengacu pada keputusan Mendagri dan Gubernur Jatim.

Dirinya turut mengapresiasi upaya inovatif Desa Truneng yang memberlakukan one gate untuk akses keluar masuk maupun pendirian Posko sampai dengan tingkat RT yang dapat menjadikan Desa tersebut semakin lebih baik lagi dalam upaya pencegahan Covid-19.

Adiarso juga berharap, sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik, sehingga dapat menekan dan memutus angka penyebaran Covid-19.

Selain dilakukan penilaian terhadap berbagai sarana dan prasarana yang terdapat di Posko PPKM tersebut, dalam kesempatan itu juga dilakukan aksi pembagian masker kepada masyarakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.