Danrem 061/Sk Kunjungi Panti Asuhan Bersejarah 1946


PRABANGKARANEWS.NET  || Bogor - Sikap Rasulullah Saw dan para sahabatnya dalam mencintai anak yatim menjadi tauladan bagi siapapun. banyak orang yang berlomba ingin menjadi seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah, Termasuk dengan Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. orang nomor satu di jajaran Korem 061/SK ini sangat mentauladani sikap Rasulullah Saw yang satu ini, Ia sangat mencintai dan mengasihi anak yatim, hal tersebut ia buktikan dengan menyantuni anak yatim piatu disetiap hari Jum'at. Bahkan disetiap ada waktu dan kesempatan, Ia bersama istri selalu menyambangi anak anak yatim piatu.

Dengan menyantuni anak yatim, tidak hanya berguna sebagai jaminan surga di akhirat namun ia juga ingin apa yang ia berikan dapat membahagiakan para anak yatim.

Pada hari Jum'at berkah ini, Danrem mengunjungi anak-anak yatim piatu dan dhuafa di Kota Bogor, yakni di Yayasan Darusholihat yang ada di Jl.Padjadjaran Babakan Asem RT 002/04 Baranangsiang Bogor Timur wilayah Kodim 0606/KB, mereka sangat terharu karena merasa selama ini belum pernah sama sekali dikunjunggi oleh Pejabat  kemudian di wilayah Bogor Tengah, tepatnya di Babakan Pasar, serta di Candra Naya tepatnya di wilayah Kelurahan Paledang,  Bogor Tengah.

Di yayasan Darusholihat ada 64 anak yatim piatu dan dhuafa bahkan ada 5 orang yatim yg berasal dari negara Tunasia  yang ia kunjungi, di Babakan Pasar sebanyak 30 yatim piatu juga menjadi perhatiannya karena tempat tersebut beberapa tahun yang lalu penah di sambanggi oleh Presiden  Ir. H. Joko Widodo.

Sedangkan di Panti Candra Naya ada 48 yatim.  Penjelasan dari  pengurus panti tersebut berdiri pada tahun 1946 bertujuan untuk menampung para yatim korban perang kemerdekaan, sedangkan sekarang ini  penghuninya mayoritas berasal dari Indonesia Bagian Timur

Dalam kunjungannya, Danrem memberikan perhatian dan kasih sayangnya kepada anak anak yatim tersebut, banyak hal yang disampaikan oleh Danrem kepada mereka salah satunya menguatkan hati mereka untuk selalu bisa menerima apa yang sudah diberikan oleh Tuhan yang maha kuasa.

Pada kesempatan tersebut, selain itu Danrem juga mengingatkan agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M, hal tersebut tentunya untuk mencegah penyebaran corona virus desease 19.

Usai menjumpai para anak yatim, Danrem tidak lupa memberikan bantuan sembako sebanyak 132 paket, masker 1696 PC, hand sanitizer sebanyak 132 botol, masker serta santunan tali asih sebanyak 132 amplop

Dalam penjelasannya Danrem menyampaikan bahwa kepada anak yatim tidak cukup hanya menafkahi lahiriahnya saja, sebagai sesama mahluk ciptaan Allah  juga harus memberikan kasih sayang kepada anak yatim.

"Mereka juga mempunyai hak,  dari sebagian apa yang kita miliki, mereka juga berhak mendapatkan kehidupan yang layak yang meliputi sandang, pangan, papan dan pendidikan, dan dalam surah Al-Insan ayat 8 bahwa Allah menegaskan pentingnya memberi makan kepada seorang anak yatim piatu, Ungkap Danrem.

"Jangan pernah menyiakan kesempatan untuk menyantuni anak yatim, banyak sekali hikmah yang akan kita dapatkan, salah satunya iman dan ketaqwaan kita akan semakin dikuatkan, dan dengan menyantuni anak yatim maka akan banyak kelimpahan berkah bagi kita dan keluarga. Pungkasnya.


Apabila seseorang selalu mengasihi sesama yang berada di muka bumi, maka niscaya juga akan dicintai oleh Allah SWT sehingga urusan di akhirat dan juga di dunia akan diperbaiki seperti yang telah dijanjikan oleh Allah SWT pada hamba-Nya yang selalu patuh pada perintah dan mengasihi sesama mereka.

Turut serta mendampingi Danrem 061/Sk diantaranya Kasiter Kasrem 061/SK Kol Kav Budiman Ciptadi, Kasilog Kasrem 061/SK  Kol Inf Mochamad Nanang, Kol Inf Roby Bulan (Dandim 0606/Kota Bogor), Pasi Komsos 061/SK (Mayor Inf Herdis), Pasi Binwanmil (Mayor Inf Alamsyah, Danramil Bogor Tengah (Kapten Chb SS Rumaruntur), Okp FKPPI Cab Bogor Tengah.

Sumber: Penrem 061/SK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer