Tilik Warga, Bupati Indartato Resmikan Desa Wisata Edukasi

PEWARTA_NUSANTARA || PACITAN - Desa Wonosidi memiliki inovasi unik menjadikan sampah sebagai daya tarik wisata. Desa di wilayah Kecamatan Tulakan itu secara khusus menawarkan wisata edukasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Yakni, mendaur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif.

"Tentunya saya sangat mengapresiasi dan semoga cara pengolahan sampah ini dapat menjadi contoh desa desa yang lain", kata Bupati Indartato saat meresmikan Desa Wonosidi sebagai model desa wisata edukasi, Kamis (04/03/2021).

Untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif Desa Wonosidi bersama organisasi non pemerintahan Greenwave, menggerakkan masyarakat melalui kelompok Krida Manggala. Dilengkapi mesin khusus, sampah plastik limbah rumah tangga diolah menjadi bahan bakar alternatif setara premium dan solar. Teknologi ini sangat efisien dan ramah lingkungan karena minim residu.

Bupati berharap terobosan ini dapat berkembang dan menginspirasi desa lain di Pacitan. Selain mengurangi limbah pengolahan sampah juga dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat.

"Sementara ini produksi kita masih terbatas dan baru memanfaatkan limbah rumah tangga masyarakat sekitar", tambah Ketua Kelompok Krida Manggala Wonosidi, Yuli Triatman.

Sejauh ini lanjut Triatman, bahan bakar alternatif hasil produksi dimanfaatkan untuk kalangan sendiri. Untuk menghasilkan 5 liter bahan bakar alternatif dibutuhkan bahan baku sebanyak 10 Kg plastik. Melalui program ini pula diharapkan masyarakat kian sadar menjadikan lingkungan lestari serta dapat memicu ekonomi yang berbasis lingkungan.

Tilik warga Bupati Indartato mengunjungi desa-desa di wilayah Kecamatan Tulakan dan Ngadirojo. Turut serta dalam rombongan Sekda Heru Wiwoho, OPD terkait dan Camat setempat. Dalam kesempatan itu pula bupati menyerahkan bantuam paket sembako kepada warga kurang mampu. (Humaspacitan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer