Industri Wisata di Pacitan Terimbas Pandemi Covid-19

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaratuh

Halo. Sugeng enjing, perkenalkan saya Puput Anita Sari dari program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, STKIP PGRI Pacitan.

Disini saya akan membahas mengenai pariwisata Pacitan di tengah pandemi menggunakan kedwibahasaan, selamat menyaksikan.

Pandemi korona 19, berdampak pada berbagai sektor, dari banyaknya sektor yang terkena pandemi tersebut, sektor pariwisata pun ikut terdampak. Pacitan sing terkenal mergo akehe pariwisata yo ora luput seko pandemi iki, lan berakhir dengan penutupan berbagai pariwisata yang berada di Pacitan.

Dampak dari penutupan pariwisata juga terasa hingga perusahaan pendukung pariwisata, yaitu industri bus. Biasanya industri bus oleh akeh permintaan kanggo ngeterke komunitas utowo kelompok kanggo ngunjungi wisata. Nanging, amergo enek pandemi, akeh pembatalan rencana perjalanan wisata yang sudah diagendakan jauh-jauh hari.

Amergo penutupan akses menyang tempat wisata kui mau lan akehe pembatalan sing dilakokne para pengunjung. Hal tersebut juga berdampak pada pada tutupnya berbagai penginapan, toko ataupun warung-warung yang berada di sekitaran tempat wisata. Dimulai dari tidak adanya pengunjung yang datang, dan tidak adanya pemasukan mengakibatkan penutupan penginapan, toko ataupun warung yang berada di sekitar tempat wisata, sehingga banyak karyawan yang dirumahkan, karena pemilik sudah mengalami kerugian.

Cukup semono sing iso tak sampekno, mbok menawi wonten salah, kula nyuwun pangapunten.

Terima kasih dan jangan lupa jaga kesehatan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer