Pantai Watukarung, Pacitan di Masa Pandemi Covid-19


Assalamualaikum Wr. Wb

Hallo, saya Indriana Retnawati, mahasiswa STKIP PGRI Pacitan, PBSI Semester IV.

Pada kesempatan ini, saya akan mengulas tentang wisata di Kabupaten Pacitan.

Namun, sebelumnya saya ingin menyampaikan sekilas tentang Kedwibahasaan

Kedwibahasaan adalah penggunaan dua bahasa atau lebih dalam sebuah komunikasi. Selain itu, kedwibahasaan juga dianggap sebagai suatu kebiasaan. Dalam hal ini Kedwibahasaan adalah bahasa alamiah yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

Oke itu dia sekilas tentang Kedwibahasan. Kita lanjut ke pokok pembahasan yaitu terkait wisata di Kabupaten Pacitan.

Pacitan kui dikenal Kota 1001 Goa, tapi selain kui Pacitan yo dikenal karo pantai-pantai sing indah banget. Salah sijine Pantai Watukarung.

Pantai watukarung, tentu wis ora asing meneh bagi masyarakat. Pantai Watukarung terletak ning Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. ombak ning watukarung dikenal sebagai ombak kelas dunia, mergo kui akeh peselancara saka luar negeri sering njajal ombak ning Watukarung. 

Selain kui, keindahan pantai watukarung wis ora diragukan meneh. Perpaduan warna pasir putih, laut biru kehijauan, karo pulau karang ora bakal gawe pengunjung kecewa.

Selain kui, pantai watukarung nduwe fasilitas sing cukup memadai, fasilitasnya antara lain musholla, toilet, penginapan, dan warung makan. Pantai watukarung yo iso didaekne panggon berkemah asal ada izin saka pihak pengelola.  Ning awal tahun 2020 pantai watukarung sempat ditutup mergo pandemic covid-19. 

Tetapi, pertengahan 2020 Pantai Watukarung akhire dibuka meneh nanging pengunjunge dibatasi, sing iso masuk Pantai Watukarung khusus wisatawan lokal. Dibukane maneh Pantai Watukarung iku yo melewati tahap simulasi. Kabeh pengunjung diwajibkan nagnggo masker karo mematuhi protokol kesehatan.

Nah, cukup sekian informasi sing iso tak sampaikan. Meskipun dilanda pandemik ojo sedih opo maneh sampai stress. Ojo lali liburan ojo lali mematuhi protokol kesehatan. Jaga imun kita tetap aman.

Terimakash

Matur suwun

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer