Rambu- rambu Jalan Rusak Sudah Dipasang, Semoga Segera Diperbaiki?

 

PEWARTA_NUSANTARA || Boyolali - Salah satu pekerjaan rumah pemerintah adalah untuk memperbaiki jalan rusak yang sering menimbulkan kecelakaan terutama di musim hujan sehingga menyebabkan kerugian harta benda karena terserempet atau tertabrak kendaraan lain yang  disebabkan menghindari jalan berlubang akibat  rusak.

Masyarakat dan pengguna Jalan di Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak mengeluhkan kondisi jalan yang rusak di Jalan Raya utama Desa Pandeyan.  Salah satu tokoh masyarakat setempat, Ustadz Nuruddin El Batanji, mengatakan bahwa pihak terkait sudah memasang rambu- rambu jalan rusak pada bulan lalu. Namun belum ada tanda- tanda kapan mau diperbaiki.

"Kapan mau diperbaiki, apa belum menjadi prioritas atau bagaimana?" tanya Ustadz yang menjadi anggota seksi dakwah dan intelektual Takmir Masjid Al Huda Pandeyan itu.

Sungguh warga sangat menyambut baik perbaikan jalan yang rusak itu. Sebab selama ini, kerusakan jalan telah meresahkan dan mengusik rasa aman warga.  Kekesalan juga diluapkan oleh para pengguna jalan. Hal ini lantaran saat musim penghujan, jalan menjadi becek bagaikan kubangan kerbau sementara di saat panas jalan penuh dengan debu yang berterbangan dan polusi.

Arus lalu lintas di jalan tersebut cukup ramai. Mengingat jalan itu merupakan jalan penghubung antar desa bahkan menjadi anternatif lalu lintas dari Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar menuju Kota Surakarta.

Truk bermuatan juga terlihat sering melintasi jalan di jatung desa Pandeyan itu.  Sesuai pantauan kami pada Kamis (8/4/2021), selepas hujan, jalan rusak menyerupai kubangan kerbau atau kubangan lumpur sawah yang tak mudah dilalui kendaraan bermotor.

Terkait jalan rusak, Kepala Desa Pandeyan Dwi Purboyono menanggapi bahwa perbaikan jalan rusak tersebut sudah dianggarkan.

"Jalan tersebut sudah dianggarkan dan sedang menunggu tindakan lebih lanjut," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer