Tugas Mata Kuliah Kedwibahasaan, Wisata Pacitan dalam Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Suci Fitrianingsih

PBSI STKIP PGRI Pacitan

  Assalamualaikum wr.wb

  Haiiii

 Perkenalkan saya Suci Fitrianingsih, saya mahasiswa STKIP PGRI Pacitan dari Program Studi   Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester 4. Disini saya ingin memenuhi tugas mata kuliah Sosiolinguistik meteri  kedwibahasaan, penggunaan dua bahasa atau lebih dalam waktu bersamaan dilakukan baik oleh satu orang maupun lebih. 

Kali ini saya akan menyampaikan topik tentang wisata di Kota Pacitan dalam masa pandemi covid 19. Kota  Pacitan. dikenal dengan kota 1001 goa, di Kota Pacitan bukan hanya goa saja yang menjadi tempat wisatanya, akan tetapi  yang lebih banyak dominannya adalah wisata pantainya. Masyarakat ora iso lepas soko wisata mergo wisata kenek ngo ngrefresh pikiran sing kesel, awak lungkrah saka sibuke yang setiap harinya bekerja maupun  sekolah. Biasane masyarakat ataupun wisatawan berkunjung ke tempat wisata di hari weekend yaiku sebtu mbi minggu utowo libur kerja, libur sekolah, tanggal abang dan sebagainya yang datang bermai-ramai baik dengan keluarga maupun teman.

Di masa pandemi covid 19 ini tempat wisata dikota Pacitan sepi dan pengunjungnya mengalami penurunan sing biasane sedurunge masa pandemi covid 19 para pengunjung baik dari dalam kota maupun luar kota akeh sing mengunjungi tempat wisata sing eneng Pacitan.

Di awal masa pandemi covid 19 tempat wisata di Kota Pacitan dilock down utowo ditutup. Pemerintah kabupaten dan dinas pariwisata kota Pacitan menutup tempat pariwisata dan menghimbau masyarakat ataupun wisatawan untuk sementara waktu tidak mengunjungi tempat wisata agar penyebaran virus covid 19 tidak menyebar luas.

Tempat wisata bakal dibuka sampai dengan beberapa waktu kedepan dengan mengamati penyebaran virus covid 19 iki sampai menurun, Pemerintah kabupaten dan Dinas Pariwisata tegas nerapkne aturan iki mergo virus iki penyebarane cepet.

Tempat wisata di Kota Pacitan dibuka kembali oleh Pemerintah Kabupaten  Pacitan dan dinas Pariwisata Kota Pacitan dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan yaiku 3 M Mencuci tangan, memakai masker, dan mejaga jarak. Pangggon wisata sing di lock down utowo ditutup ning Pacitan yaiku goa tabuhan, goa gong, pantai klayar, pantai ngiroboyo, pantai banyu tibo, pantai buyutan, pantai kasap, pantai srau, pantai watukarung, pantai pancer, pantai teleng ria, pantai watubale, pantai pidakan, pantai taman, sungai maron, banyu anget, beiji park, senthono gentong, pantai soge

Nek Pacitan diberlakokne panggon wisata sing di buka dingo uji coba lan simulasi. Tahap simulasi kui dingo khusus wisatawan lokal utowo khusus masyarakat kota Pacitan, koyoto panggon sing dingo simulasi antara laine goa gong, goa tabuhan, banyu anget sedangkan tempat pariwisata yang digunakan untuk uji coba oleh dikunjungi masyarakat luar kota koyoto pantai sing wis tak sebutne mau.

Mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan tentang wisata dikota Pacitan di masa pandemi covid 19.

Matur nuwun

  Wassalamualaikum wr.wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WATU PAPAK PRIMADONA BARU WISATA PANTAI PACITAN

KELOKAN TAK BERUJUNG

"Berdiri Aku" Karya Amir Hamzah 1933

DESTINASI WISATA ALAM PANTAI PANCER DOR PACITAN ”

PESONA PANTAI KASAP RAJA AMPATNYA PACITAN

PESONA SISI ROMANTIS BEIJI PARK PACITAN

Penambahan 1 Positif Covid 19 di Pacitan, Jawa Timur per 12 Juni 2020

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Asal Ketanggungan Brebes Mengapung di Sungai

Yuk Memulai Wirausaha Saat Pandemi Covid-19

Sajikan Informasi Kredibel, Dispenad-MNC Latih 20 Jurnalis Militer